TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang, Rudi Hartono, berharap agar karyawan PT Tuntex Garment Indonesia yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) ikut pelatihan tenaga kerja dan kewirausahaan.
“Mereka, karyawan PT Tuntex Garment yang telah di-PHK, ada yang sudah pulang kampung dan ada yang masih usaha di Kabupaten Tangerang,” ungkapnya, Jumat, 23 Juni 2023.
Rudi berharap agar karyawan eks pabrik garmen tersebut ikut dalam program pelatihan tenaga kerja yang ada di Kabupaten Tangerang, termasuk untuk bisa berwirausaha.
“Kami juga menawarkan pelatihan untuk berwirausaha, seperti seperti pelatihan servis AC, barista, pembuatan kue, dan cukur rambut,” terangnya.
Kata Rudi, hingga saat ini memang dari mantan karyawan PT Tuntex Garment Indonesia belum ada yang mengikuti pelatihan wirausaha tersebut.
“Bulan kemarin belum ada yang ikut, mungkin mereka masih menikmati uang pesangonnya, jadi enggak terpikir,” pungkasnya.
Herni (46), eks karyawan PT Tuntex Garment Indonesia, menjelaskan bahwa PHK sudah dilakukan pada Maret silam.
“Iya, kalau karyawan yang lain pada sendiri-sendiri ngontraknya, jauh dari pabrik ini. Kalau saya memang orang sini asli,” katanya.
Herni menambahkan, haknya sebagai karyawan PT Tuntex Garmen Indonesi sudah diberikan maksimal dan sesuai peraturan.
“Jadi kalau saya mah alhamdulillah, dari semenjak kerja di PT Tuntex emang sudah berdagang di rumah, hingga sekarang alhamdulillah,” pungkas Ibu anak satu ini. (*)
Reporter: Mulyadi
Editor: Agus Priwandono











