LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Progres pembangunan Tol Serang-Panimbang, Seksi II Rangkasbitung- Cileles, disebut mencapai 57, 71 persen pada Mei 2023.
Manajer Bidang Pengembangan Sistem dan Usaha, PT Wika Tol Serang-Panimbang (Serpan), Muhammad Albagir mengatakan, pembangunan Seksi II itu ditargetkan akan selesai pada 2024.
“Progres konstruksi Seksi II Ruas Rangkasbitung-Cileles sepanjang 24.41 kilometer sampai dengan Mei 2023 sebesar 51,71 persen dan ditargetkan rampung pada awal 2024 mendatang,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Jumat, 23 Juni 2023.
Dijelaskan Alagir, pembangunan konstruksi Seksi II itu ada beberapa kendala.
“Tantangan saat ini terdapat kawasan hutan milik KLHK di Trase Seksi II kami sekitar dia kilometer, kami menunggu pelepasan kawasan hutan oleh Menteri KLHK,” jelas Albagir.
Ditambahkannya, jika proses pelepasan kawasan hutan tersebut selesai dari KLHK maka progres pembangunan akan cepat selesai.
“Kalau sudah dapat pelepasannya, kami akan lanjutkan konstruksi di lokasi tersebut,” ujarnya.
Selain itu, Albagir menyebutkan, banyak tantangan dalam pembebasan lahan untuk progres pembangunan Tol Serang-Panimbang.
“Untuk tantangan lahan lain seperti tanah TKD, wakaf, dll semuanya sedang berproses pembebasannya oleh PPK Pengadaan Lahan,” ucapnya.
Tol Serang-Panimbang yang saat ini sudah selesai, yakni Seksi I Ruas Kota Serang-Rangkasbitung sepanjang 26,5 kilometer menghubungkan yang telah beroperasi sejak November 2021.
Tol Serang-Panimbang akan menghubungkan Kota Serang-Rangkas Bitung-Bojong-Panimbang di Provinsi Banten sepanjang 83,67 kilometer.
Ditargetkan Tol Serang-Panimbang untuk kemajuan ekonomi di wilayah Banten Selatan dan mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung. (*)
Reporter: Nurandi
Editor: Agus Priwandono











