SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin, menegaskan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar tidak menghambur-hamburkan anggaran penanganan stunting.
Tahun ini, Pemkot Serang mengucurkan anggaran untuk penanganan stunting di Kota Serang sebesar Rp 45 miliar.
Anggaran tersebut akan disebar ke seluruh OPD, bahkan hingga tingkat Kecamatan dan Kelurahan.
Nanang Saefudin mengatakan, anggaran tersebut dipergunakan untuk penanganan dan pencegahan stunting di Kota Serang.
“Bantuan dari Pusat ada, dan kami sudah menekankan dan mengingatkan ke semua OPD yang terlibat untuk melakukan penanganan secara serius, jangan sampai menggunakan dan menghabiskan anggaran stunting hanya untuk sosialisasi ataupun kunker dan rapat,” ujarnya, Jumat, 7 Juli 2023.
Nanang menyebut, anggaran penanganan dan pencegahan stunting itu bersumber dari APBD Kota Serang 2023 sebesar Rp 45 miliar.
Menurut Nanang, anggaran tersebut disebar kepada sejumlah OPD, Puskesmas, Kecamatan, hingga tingkat Kelurahan di Kota Serang.
Anggaran sebesar Rp 45 miliar itu diharapkan dapat mengentaskan stunting di Kota Serang. Minimal turun hingga 14 persen pada tahun 2024.
“Mulai dari pencegahan hingga penanganan, anggaran itu dari APBD Kota Serang dan skema kami tahun 2023-2024 memang lebih spesifik ke masalah stunting, gizi buruk, dan inflasi,” katanya. (*)
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agus Priwandono











