LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Festival Teater Banten (FTB) 2023 akan digelar di Amphiteater Guriang Indonesia, Kampung Alun-alun, Desa Warunggunung, Kecamatan Warunggunung, selama tiga hari 20 – 22 Juli 2023.
Founder dan Direktur Teater Guriang Abdul Majid mengatakan, diselenggarakannya FTB merupakan upaya mempertahankan seni peran di Banten.
“Sangat penting dalam mendorong dan mempertahankan keberlanjutan seni teater. Ini melibatkan berbagai elemen dan pemangku kepentingan yang saling berhubungan dan saling mempengaruhi, seperti aktor, sutradara, penulis, desainer, produser, penonton, lembaga teater, dan masyarakat secara keseluruhan,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Sabtu, 8 Juli 2023.
Menurutnya, ide diselenggarakan FTB karena kurangnya pendidikan dan pemahaman tentang teater di Banten memengaruhi minat masyarakat terhadap teater.
“Jika tidak ada upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang itu, maka minat terhadap teater akan terus menurun. FTB digagas sebagai upaya mengatasi minimnya ekosistem teater di Banten,” ujar Majid.
Dalam perhelatan FTB 2023, disampaikan Majid, ada tiga nama yang dirujuk sebagai pengamat untuk memberikan tinjauan dan analisis yang objektif mengenai kualitas kekaryaan dari 10 kelompok yang tampil.
Pengamat itu diantara lain Rachman Sabur (teater Payung Hitam Bandung), Irwan Guntari (teater Alibi Bandung), Budi Harsoni (Direktur Majalah 1828 Lebak).
“Evaluasi yang diberikan membantu apresiator dalam memilih pertunjukan yang bernilai dan berkualitas,” katanya.
Penampakan 10 kelompok antara lain, Halaman Budaya Banten, Solid Art Indonesia, Studio Tata Artistik, Gesbica, Teater Juang Kreasi UNMA, Teater Terajana, Komunitas Kembali, Teater Nol Banten, Teater GATES, Guriang.
Reporter : Nurandi
Editor: Aas Arbi











