CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon fokus mengembangkan produk unggulan UMKM Kelurahan Kedalemen.
Inovasi terus dilakukan Kelurahan Kedalaman untuk mengembangkan UMKM. Dua produk UMKM yang dikembangkan, yakni batik dan cemilan kerupuk kulit.
Lurah Kedaleman Ashru Robi Khan menyebut dua produk unggulan tersebut memiliki pasar yang potensial, baik di dalam kota maupun luar kota.
“Produksi sementara ini mereka yang produksi kerupuk kulit hanya di home industri atau rumah masing-masing tetapi tidak berbentuk packaging ataupun berlabel tetapi pasarnya cukup menjanjikan,” ujar Ashru, Minggu 16 Juli 2023.
Ashru menjelaskan, pihaknya tengah mengkaji kendala yang dialami pegiat UMKM, khususnya UMKM kerupuk kulit yang baru muncul ke permukaan.
“Makanya kita akan coba angkat bagaimana membuat sentra kerupuk kulit ini lebih berkembang, kita sedang kajian seperti apa sih kendalanya. Padahal kerupuk kulit ini makanan yang familiar tetapi tidak terjamah karena ketika kita pesan baru kita buatkan,” katanya.
“Pasarnya cukup besar makanya kita angkat kajian dulu aspek-aspek yang di lapangan supaya ini bisa menjadi produk unggulan,” imbuh Ashru.
Produk UMKM unggulan Kelurahan Kedaleman yang berpusat di Lingkungan Kadipaten tersebut telah melibatkan ratusan warga dalam memproduksinya.
Sedangkan untuk kerajinan batik, lanjut Ashru memiliki pasar tersendiri. Batik Krakatoa yang ada di Lingkungan Kadipaten, Kelurahan Kedaleman selalu hadir setiap event dan pameran pemerintah Kota Cilegon.
“Selain itu, kita juga melakukan pembinaan. Ada ratusan warga yang terlibat, inovasi ini mungkin tidak akan tercipta kalau tidak ada kerja sama dengan seluruh masyarakat dan stakeholder yang kita gaet untuk menyukseskan produk UMKM kita ini,” tandasnya. (*)
Reporter : Raju
Editor : Mastur











