CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Untuk mengatasi kekurangan meja di SD Negeri Pecinan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon melakukan sejumlah hal.
Salah satunya adalah dengan memberikan meja yang berasal dari bantuan pinjaman dari SMPN 9.
Kepala Dindikbud Kota Cilegon, Heni Anita Susila menjelaskan, meja pinjaman itu merupakan penanganan sementara sampai pengadaan mebel selesai.
“Dengan bantuan dari pak Kabid, Dindik telah melakukan peninjauan di sekolah-sekolah yang bersedia membantu. Kami bergerak dengan cepat sesuai instruksi dari pak Walikota (Helldy Agustian). Meskipun masih menunggu anggaran resmi, kami telah meminjam bangku dan meja dari SMPN 9,” ujar Heni, Selasa, 18 Juli 2023.
Pengadaan mebeler rencananya akan dilakukan menggunakan anggaran yang tertuang dalam APBD Perubahan.
Heni juga menambahkan bahwa Dindikbud Kota Cilegon telah melakukan pendataan menyeluruh di sekolah-sekolah yang masih mengalami kekurangan sarana dan prasarana.
“Kami telah memetakan kekurangan yang ada di berbagai sekolah dan memberikan prioritas pada kebutuhan mendesak. Terutama karena Pak Walikota sangat berfokus pada sektor pendidikan. Beliau telah mengumpulkan seluruh Kepala Sekolah, menunjukkan kepeduliannya terhadap pendidikan, dan siap untuk menganggarkan dana yang dibutuhkan,” paparnya.
Tindakan cepat dan tanggap dari Dindikbud Cilegon ini menunjukkan komitmen pemerintah setempat dalam meningkatkan fasilitas dan kualitas pendidikan di wilayah mereka.
Diharapkan, langkah-langkah proaktif ini akan memberikan dampak positif bagi para siswa dan guru di SDN Pecinan serta sekolah-sekolah lain yang membutuhkan perhatian serupa. Selain itu, hal ini juga menunjukkan sinergi dan solidaritas antar-sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dindikbud Kota Cilegon, Ahmad Najid menjelaskan, pihaknya telah mengetahui dan melakukan pendataan fasilitas serta sarana di seluruh SD di Cilegon.
“Dalam pendataan yang kami lakukan, kami menemukan kekurangan, terutama terkait meja. Kursi ada, namun meja belum tersedia. Untuk mengatasi ini, kami berencana untuk secara bertahap melakukan pengadaan mebeler,” ujarnya.
Diperlukan anggaran yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan mebeler di 16 ruang kelas di seluruh Kota Cilegon, termasuk di SDN Pecinan.
Setiap kelas membutuhkan anggaran sebesar Rp 50 juta. (*)
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Agus Priwandono











