SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Serang diminta untuk membentuk perpustakaan khusus di kantornya masing-masing.
Pembentukan perpustakaan khusus tersebut guna memfasilitasi seluruh pegawai OPD tersebut untuk membaca buku.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Serang, Aber Nurhadi mengatakan, pihaknya saat ini telah mengundang sebanyak 28 perwakilan OPD dan dua dari pihak luar untuk mendapatkan pembekalan.
“Sementara kita mengundang 28 OPD lalu 1 dari Bank Indonesia dan satu dari Kemenag. Kami dari DPKAD berinisiatif agar perpustakaan khusus berjalan di Kabupaten Serang,” katanya, Selasa, 18 Juli 2023.
Menurutnya, perpustakaan khusus ini penting untuk melayani karyawan yang ada di sekitar guna meningkatkan minat baca.
Saat ini, baru ada satu OPD yang telah membentuk perpustakaan khusus.
“Contoh Disporapar sejak akhir tahun 2022 sudah membentuk, kami fasilitasi, sudah kami pinjami buku bahkan kami pinjami rak juga jadi kalau belum punya buku melalui program silang layan itu akan kami beri bantuan dengan peminjaman,” jelasnya.
Pihaknya menargetkan, pada akhir tahun seluruh OPD dapat membuka perpustakaan khusus sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut.
“Sebelum akhir tahun ini semua OPD diharapkan dapat membuka perpustakaan khusus, kami juga berbarengan masih mengembangkan Bunda Literasi Desa,” jelasnya.
Ia menjelaskan, secara regulasi terdapat banyak sekali aturan yang mengatur dan dapat menjadi dasar untuk pembentukan perpustakaan khusus.
Aturan tersebut ialah UU Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan Nasional. Kemudian, PP Nomor 24 Tahun 2014.
“Selain itu ada juga Perda Nomor 6 Tahun 2020 tentang Perpustakaan, kemudian Perbup Nomor 75 Tahun 2022 tentang Tata Kelola Perpustakaan,” jelasnya.
Sementara itu, Kabid Pengembangan Perpustakaan, Andi Suriati mengatakan, perpustakaan khusus ini akan berada di OPD masing-masing di Kabupaten Serang.
“Maksudnya perpustakaan ini koleksinya itu khusus terkait dengan OPD nya, misalkan Dinas Pertanian, Dinas Sosial itu spesifik bukunya tentang dinas terkait,” jelasnya.
Pihaknya akan memberikan pelatihan kepada SDM yang berada di OPD untuk dapat mengelola perpustakaan yang ada di tiap OPD.
“Setelah kegiatan ini kami akan memberikan pembinaan di OPD-nya masing-masing tergantung mereka kalau misal mereka bersurat akan kami berikan melakukan pembinaan. Kalau fasilitas kami sekadar memberikan pembinaan dan menyiapkan sdm nya,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agus Priwandono











