LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Sudah enam hari Linda Susilawati (22), mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Hidayah (STAI NH), warga Kampung Polotot Selatan, Desa Sukaraja, Kecamatan Malingping, yang hilang secara misterius pada hari, Minggu 16 Juli 2023 lalu.
Saepullah ayah korban, mengungkapkan kronologi hilangnya anak sulungnya tersebut, saat tiba-tiba meminta diantarkan ke kampus dengan alasan tidak enak badan.
“Padahal, setiap berangkat kuliah menggunakan sepeda motor. Tetapi saat itu saya dan adiknya Linda mengantarkannya menuju ke kampus,” ujarnya saat dihubungi Radar Banten, Jumat 21 Juli 2023.
Dijelaskannya, dalam perjalanan menuju ke kampus sekitar 30 meter lagi tiba di lokasi, anak saya minta turun dan saait itu salaman.
“Saya putar balik, anak saya melambaikan tangan, tak ada rasa curiga apa pun karena saat ditanya punya uang jajan Linda menjawab punya dikasih mamah,” ujar Saepullah.
Berselang selang satu jam kemudian, adik dari Linda mencoba telpon kakanya tersebut namun saat dihubungi kondisi nomor tidak tersambung baik WhatsApp maupun telepon secara seluler.
“Karena saya penasaran tiba-tiba HP anak tidak aktif saya samperin lagi ke kampusnya. Namun, setelah saya tanyakan anak saya itu tidak masuk kampus. Padahal jelas-jelas ketika saya lihatin ketika turun dari mobil anak saya itu masuk kampus,” ucap Saefullah.
Ditanya kepergian Linda ada sangkut pautnya dengan pacarnya, Saepullah mengaku sepertinya tidak ada, karena sepengetahuannya pacarnya tersebut sudah putus.
“Dulu punya pacar tapi sudah putus. Temannya pun enggak tahu bahkan gak ada masalah. Semua udah dikroscek tapi gak ada,” tuturnya.
Dilanjutkannya, saat anak saya dinyatakan tidak masuk kampus, media sosialnya seperti Facebook Tiktok di hapus, dan kami kesulitan mencari keberadaannya.
“Hingga saat ini enggak tahu keberadaannya. Anak saya itu hanya menggunakan pakaian yang digunakan dan tas gamblok kecil saja yang dibawa. jadi kalau niatan kabur dia bawa apa gitu yang dibutuhkan. Tapi ini tidak ada barang lainnya yang dibawa,” sambung Saefullah.
Reporter: Nurandi
Editor: Aditya











