SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Lorong cinta menjadi saksi tim juri penilaian Lomba Kampung Resik Lan Aman (LKRA) saat meninjau Kampung Lipatik Lor, RT 08 RW 02, Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Walantaka.
Tim juri penilaian LKRA antara lain Kepala DP3AKB Kota Serang Anthon Gunawan, General Manager Banten TV Rahmat Hidayat, dan Kasubnit Kamsat Polresta Serang Kota Aipda Agus Hadiyanto.
Dalam pantauannya, tim juri yang datang langsung disambut dengan puluhan ibu-ibu serta mahasiswa KKM yang turut membantu warga dalam mempersiapkan LKRA di Kampung Lipatik.
Ketua RT 08 RW 02 Kampung Lipatik Lor, Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Walantaka, Ahmad Supriyadi mengatakan, warganya telah mempersiapkan kampungnya agar lebih indah tersebut sejak dua minggu yang lalu.
Ahmad mengatakan, selain penghijauan yang ditingkatkan, kampungnya juga memiliki budidaya jamur tiram yang dikelola oleh salah satu warga.
“Iya di sini kan ada budidaya jamur tiram, hidroponik yang dikelola oleh masing-masing warga,” ujarnya Rabu 26 Juli 2023.
Selain itu, dia menjelaskan, persiapan mereka untuk dinilai dalam LKRA itu dilakukan sekitar dua minggu yang lalu.
“Kami persiapkannya sekitar dua minggu yang lalu. Jadi warga di sini pada gotong royong bekerja sama untuk membuat ini sehingga kampung kita lebih bersih dan aman,” katanya.
General Manager Banten TV Rahmat Hidayat mengatakan, Kampung Lipatik Lor, RT 08 RW 02 sudah bagus. Hanya saja, perlu adanya peningkatakan kembali seperti jadwal kerja bakti untuk warga.
“Tapi pekerjaan apa pun ada yang satu penting yaitu kerja bakti, minimal harus ada jadwal kerja bakti itu bu. Kalo tiga sampai 4 bulan yang lalu dipersiapkan warga melakukan kerja bakti,” ujarnya.
Kemudian, dia juga menyarankan agar budidaya seperti jamur tiram maupun hidroponik seharusnya dikelola oleh banyak warga, tidak hanya per orangan.
“Tidak hanya menyapu saja, menghias, menjaga lingkungannya dengan baik juga. Budidaya ini tidak hanya satu yang dinilai. Tapi berapa warga yang terlibat dalam melakukan budidaya, semakin banyak yang terlibat maka semakin tinggi nilainya,” katanya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Abdul Rozak











