LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Puluhan emak-emak di Desa Sangiang, Kecamatan Maja unjuk rasa pada Selasa, 1 Agustus 2023. Mereka memprotes truk pengangkut galian tanah parkir di bahu jalan Koleang-Maja, Desa Sangiang.
Unjuk rasa ini lanjutan dari hari Senin, 31 Juli lalu. Warga resah karena truk pengangkut tanah yang parkir di bahu jalan menganggu arus lalu lintas dan rawan kecelakaan.
Warga Desa Sangiang, Iis mengatakan, sangat terganggu aktivitasnya terlebih untuk keselamatan dan pengendara di jalanan.
“Jadi sering terganggu ke rumah aja berisik, karena sering parkir di bahu jalan dan mengakibatkan kecelakaan,” katanya saat melakukan aksi.
Diungkapkannya, warga hanya meminta agar truk tersebut tidak memarkirkan kendaraan di bahu jalan karena sering mengakibatkan kecelakaan.
“Jadi warga meminta untuk truk tidak parkir di bahu jalan, karena di sini bukan tempat parkir ya,” ujarnya.
Yadi, pemuda Desa Sangiang, menuturkan, keberadaan truk pengangkut tanah sudah tujuh tahun melewati jalan Koleang-Maja, Desa Sangiang.
“Mobil truk lewat sini, karena pemuda Desa Sangiang juga sering menindak dan melakukan swiping pada malam hari. Jadi memang setiap hari lewat sini, maka dari itu kami sangat resah dengan kehadiran truk tanah tersebut,” tuturnya.
Aksi yang dilakukan warga untuk kedua kalinya merupakan bentuk protes dan keresahan terhadap aktivitas truk tersebut.
Reporter : Nurandi
Editor: Aas Arbi












