SERANG, RADARBANTEN.CO.ID-Rumah milik tukang bakso di Kampung Kebon Cau, RT 03 RW 03, Desa Kadugenep, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, hangus terbakar, tadi pagi, 1 Agustus 2023.
Gerobak dan dua unit sepeda motor yang digunakan untuk menjalankan usaha bakso juga ikut ludes terbakar si jago merah.
Kepala Desa Kadugenep, M. Aopidi mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 05.10 WIB dan mengakibatkan rumah hangus terbakar sekitar 70 persen.
“Korban alhamdulillah bisa menyelamatkan diri karena memang sudah terbangun mau shalat subuh. Tiba-tiba saat itu api sudah menjalar,” katanya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Ia menjelaskan, ada banyak barang-barang berharga milik korban yang belum sempat diselamatkan. Hal itu membuat kerugian yang dialami korban sangat besar, ditaksir mencapai Rp 70 juta.
“Tidak ada korban jiwa hanya material aja, perkiraan sekitar 70 juta rupiah. Dua unit motor pakaian dan gerobak untuk usaha juga ikut terbakar. Posisinya motor ada di dalam rumah sehingga tidak terselamatkan,” jelasnya.
Pihaknya beserta unsur Muspika Petir sudah datang ke rumah korban guna membantu korban dan menghitung jumlah kerugian yang dialami oleh korban. Selanjutnya pihaknya akan melaporkan kejadian tersebut ke dinas terkait agar korban bisa dapat bantuan.
“Nanti kita ajukan ke dinas terkait permohonan bantuan, baik itu Dinsos, Kesra ataupun Baznas. Mudah-mudahan ke tiga instansi itu bisa membantu meringankan korban,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara pihak berwajib, kebakaran diakibatkan adanya hubungan pendek arus listrik.
Untuk sementara, korban mengungsi ke rumah tetangganya lantaran kondisi rumah korban rusak berat.
“Kami juga menawarkan karena ada gedung serbaguna kita tampung dulu di sana itupun kalau berkenan. Tetapi alhamdulillah masyarakat memberikan juga tempat untuk ngungsi sementara,” pungkasnya.
Lebih lanjut, ia berharap agar Pemerintah Kabupaten Serang dapat membantu korban yang saat ini mengalami musibah dan tak bisa berjualan kembali akibat kebakaran.
“Karena yang terkena musibah merupakan tukang bakso rakyat kecil kehidupannya mencari nafkah dari situ, sementara gerobak dan motor yang menjadi sarana usaha habis terbakar. Sekarang dia tidak bisa bekerja sementara ada istri dan anaknya yang harus diberi nafkah,” pungkasnya.
Kepala BPBD Kabupaten Serang, Nana Sukmana mengatakan, pihaknya memperoleh informasi dari warga sekitar yang melaporkan kejadian tersebut.
“Pemilik rumah mau berangkat ke pasar namun api sudah menyala di atas plafon yang penuh banyak kabel dengan kondisi api sudah besar,” jelasnya.
Untuk memadamkan api, pihaknya menerjunkan sebanyak satu unit water supply berkapasitas 5.000 liter untuk membantu memadamkan api. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agus Priwandono











