CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Lagoon Idol menjadi ajang pencarian bakat yang ditunggu oleh warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cilegon.
Pasalnya, pencarian bakat yang sudah diselenggarakan dari tahun ke tahun ini, selalu menghadirkan talenta baru di tengah-tengah warga binaan.
Selain itu, ajang yang merupakan rangkaian dari Hari Dharma Karya Dhika ke-78 tahun 2023 ini, menjadi hiburan tersendiri bagi para warga binaan.
Melihat antusias para peserta yang begitu besar, Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon mengapresiasi kegiatan yang digelar di lapangan terbuka Lapas Cilegon tersebut.
“Lagoon Idol tahun ini, berlangsung selama tiga hari. Banyak warga binaan yang ingin menampilkan kepiawaiannya, baik bernyanyi maupun ber-stand up comedy di atas panggung. Saya tidak pungkiri, ajang ini akan selalu melahirkan talenta baru,” ujar Enjat.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Napi / Anak Didik (Kasi Binadik) Lapas Cilegon,
Moch Yudha Triwangga yang juga menjadi koordinator panitia di bidang pertandingan olahraga dan seni mengaku antusias warga binaan sangat tinggi. Namun, jumlah peserta terpaksa dibatasi lantaran ada pembatasan dan pembagian waktu, untuk warga binaan dalam beraktivitas di ruang terbuka.
“Antusias warga binaan sangat tinggi, bahkan melebihi kuota yang kita berikan. Karena melihat waktu penyelenggaraan disesuaikan dengan pembatasan waktu beraktivitas warga binaan, maka tahun ini kita hanya menyeleksi tidak lebih dari 35 peserta,” jelasnya.
Untuk penilaian bernyanyi sendiri, para peserta akan dinilai mulai dari vokal yang terdiri dari power dan cengkok, penghayatan dan penampilan. Dalam ajang yang digelar setiap tahun ini, para peserta diberikan kebebasan untuk memilih genre jenis musik yang dikuasai.
Sedangkan untuk ajang kompetisi stand up comedy, penilaian dewan juri akan terfokus pada ide dan gagasan para peserta untuk melakukan stand up. Setelah itu akan dilihat dari apresiasi para penonton, mereka yang berhasil mengocok perut para penonton, dengan candaan cerdas yang masuk kriteria penilaian.
“Konsep dari stand up comedy adalah, menciptakan tawa penonton dari perkataan, bukan dari apa yang dipakai. Nah ini menjadi tantangan bagi mereka yang ingin menunjukkan bakatnya untuk menjadi stand up komedian profesional,” pungkasnya. (*)
Reporter: Raju
Editor: Aas Arbi











