SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Tumpukan sampah yang hampir ada di setiap sudut kota dikeluhkan oleh warga Kota Serang. Seperti yang terjadi di Lingkungan Penancangan, Kaligandu, Benggala, hingga Lingkungan Secang.
Lisa, salah seorang warga asal Kelurahan Penancangan, Kecamatan Serang mengatakan, truk pengangkut sampah beberapa hari ini disebut hanya beroperasi satu kali dalam satu hari.
“Biasanya, sehari itu ada dua atau tiga kali kalau enggak salah. Malem itu biasanya ada yang ngangkut lagi,” ujar Lisa, Senin, 14 Agustus 2023.
Berdasarkan informasi,lanjut Lisa, truk pengangkut sampah terbatas operasionalnya akibat kekurangan bahan bakar.
“Katanya kehabisan solar, jadi enggak maksimal ngangkut sampahnya,” katanya.
Lisa mengaku sampah yang menumpuk di lingkungannya mengganggu karena menimbulkan aroma tidak sedap.
“Apalagi kalau hujan. Baunya cukup menyengat. Di sini kan banyak tukang jualan makanan,” ucap Lisa.
Ia mengatakan, hal seperti itu tidak terjadi dalam satu kali saja, melainkan juga pernah terjadi beberapa waktu lalu.
“Sudah dua kali seinget saya. Mudah-mudahan ada solusi, supaya tidak terjadi lagi. Warga juga banyak yang nanya ke petugasnya,” tuturnya.
Sementara seorang petugas kebersihan di salah satu tempat pembuangan sampah (TPS) yang berada di Kelurahan Kaligandu, Saprudin, mengatakan, pengangkutan sampah dalam satu minggu terakhir ini hanya dilakukan satu kali.
Dirinya tidak mengetahui apa penyebab dari hal itu karena hanya bertugas sebagai petugas kebersihan di kawasan tersebut.
Ia juga mengakui warga sempat protes lantaran menimbulkan bau tak sedap.
“Memang sudah semingguan, dari hari Jumat minggu kemarin, truknya cuma sekali angkut. Warga juga ada yang protes ke sini,” ujarnya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor : Aas Arbi











