slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Utama

PLTU di Banten Dianggap Biang Kerok Polusi Udara, Ini Komentar Kepala DLHK Banten

Rostinah by Rostinah
19-08-2023 09:29:43
in Utama
PLTU di Banten Dianggap Biang Kerok Polusi Udara, Ini Komentar Kepala DLHK Banten
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Banten berbahan bakar batubara dianggap sebagai biang kerok polusi udara yang menerpa dBanten dan DKI Jakarta.

Lalu apa komentar Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten?

Baca Juga :

Izin Limbah B3 Kedaluwarsa dari 2024, PT Vopak: Perpanjangan Sudah Diajukan

Insiden Pencemaran Udara PT Vopak, Perusahaan Akui Ada Pelepasan Uap Asam Nitrat

DPRD Cilegon Desak PT Vopak Bangun Posko Kesehatan Pascainsiden Pencemaran Udara

Menteri LH: Insiden Paparan Gas PT Vopak Berpotensi Pidana Lingkungan

DLHK membantah Pembangkit PLTU berbasis batu bara yang berada di Banten dituding sebagai penyebab polusi udara di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

DLHK menyebut tudingan tersebut tak mendasar.

Seperti tudingan Centre for Research on Energy and Clean Air (CREA) yang mengungkapkan berdasarkan kajian mereka, polusi udara di Jakarta tak terlepas dari PLTU di sekitar Jakarta. CREA juga menyebut bahwa PLTU yang ada dalam radius 100 kilometer dari Jakarta menjadi penyebab atas kematian 2.500 bayi prematur di wilayah Jabodetabek.
Kepala DLHK Provinsi Banten Wawan Gunawan menegaskan, PLTU di Banten bukan biang kerok tercemarnya udara di DKI Jakarta.

PLTU di Banten, lanjut dia, justru menjadi PLTU yang lebih proper dalam mekanisme penggunaan dan kinerja perusahaan dibandingkan dengan PLTU di luar Banten, sehingga tiga kali berturut-turut mendapat predikat emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Kata dia, salah satu PLN yang menggunakan batubara itu berada di Merak yang jauh dari Jakarta. “Harus melewati Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang, dan belum tentu udaranya ke Jakarta. Kalau udaranya ke Selatan kan ga mungkin ke arah sana (Jakarta-red),” ujar Wawan.

Ada 10 PLTU di Provinsi Banten, yakni PLTU Banten Suralaya: 8 unit – 4.025 MW; PLTU Cemindo Gemilang: 1 unit – 60 MW; PLTU Merak: 2 unit – 120 MW; PLTU Cilegon PTIP: 1 unit – 40 MW; dan PLTU Jawa-7: 2 unit – 1.982 MW. Berikutnya, PLTU Banten Labuan: 2 unit – 600 MW; PLTU DSS Serang: 4 unit – 175 MW; PLTU Banten Lontar: 3 unit – 945 MW; PLTU Banten Serang: 1 unit – 660 MW; serta PLTU PT Krakatau Daya Listrik : 1 unit – 400 MW.

Wawan menegaskan, tudingan pencemaran udara di wilayah Jakarta dan sekitarnya disebabkan oleh PLTU yang ada di Banten merupakan tuduhan tak berdasar.

Pencemaran udara yang terjadi bukan disebabkan oleh PLTU, tetapi dari emisi kendaraan yang memang sangat padat di wilayah ibukota ditambah lagi cuaca ekstrem yang terjadi saat ini.

Meski begitu, ia tak membantah kualitas udara di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, termasuk Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

Saat ini, pihaknya telah melakukan MoU bersama Pemprov DKI Jakarta dan Pemprov Jawa Barat untuk bersama-sama menyelesaikan permasalahan kualitas udara yang terjadi saat ini.

“Kita sudah melakukan rapat terbatas bersama Pak Presiden. Memang kualitas udara di Jabodetabek ini sudah rusak,” ungkapnya.

Tiga provinsi yaitu DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat sepakat melakukan MoU menyelesaikan permasalahan kualitas udara ini.

Reporter : Rostinah
Editor: Aas Arbi

Tags: DLHK Provinsi BantenPencemaran Udarapolusipolusi udara
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Tiga Rumah di Gunungkencana Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Next Post

Empat Kali Kalah Berturut-turut, Supporter Persita Protes

Related Posts

Limbah B3 Kedaluwarsa
Berita Utama

Izin Limbah B3 Kedaluwarsa dari 2024, PT Vopak: Perpanjangan Sudah Diajukan

by Adam Fadillah
Kamis, 12 Februari 2026 19:52

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Isu izin Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) Limbah B3 PT Vopak Terminal Merak yang disebut kedaluwarsa juga menjadi...

Read moreDetails

Insiden Pencemaran Udara PT Vopak, Perusahaan Akui Ada Pelepasan Uap Asam Nitrat

DPRD Cilegon Desak PT Vopak Bangun Posko Kesehatan Pascainsiden Pencemaran Udara

Menteri LH: Insiden Paparan Gas PT Vopak Berpotensi Pidana Lingkungan

Duga Ada Kegagalan Instalasi Proyek, Wakil Ketua DPRD Cilegon Akan Panggil Vopak

Polda Banten Ikut Selidiki Dugaan Pencemaran Udara di PT Vopak

Insiden Pencemaran Udara PT Vopak, Ini Penjelasan Polisi

Pabrik Plastik di Tigaraksa Mengeluarkan Bau Tak Sedap, DLHK Kabupaten Tangerang Akan Turun

Pantauan AQMS DLH Tangsel: Bulan Agustus Udara Relatif Sehat dan Stabil

Tangsel Mengaku Kesulitan Awasi Polusi di Semua Wilayah, Hanya Punya 1 Alat Pemantau Udara

Next Post
Empat Kali Kalah Berturut-turut, Supporter Persita Protes

Empat Kali Kalah Berturut-turut, Supporter Persita Protes

Keseruan WNI di Jerman Memperingati HUT RI, Ada Lomba Makan Kerupuk dan Tarik Tambang

Keseruan WNI di Jerman Memperingati HUT RI, Ada Lomba Makan Kerupuk dan Tarik Tambang

Menangkan Prabowo, KKRI Akan Buat Sekretariat Bersama di Banten

Menangkan Prabowo, KKRI Akan Buat Sekretariat Bersama di Banten

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

Jumat, 17 April 2026 20:43
Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

Jumat, 17 April 2026 19:54
Pemkab Serang Kekurangan 20 Ribu Unit PJU

Pemkab Serang Kekurangan 20 Ribu Unit PJU

Jumat, 17 April 2026 19:46
Dinkes Banten Turun ke Ciboleger, Cek Kesehatan Masyarakat Baduy

Dinkes Banten Turun ke Ciboleger, Cek Kesehatan Masyarakat Baduy

Jumat, 17 April 2026 19:25
Normalisasi Sungai Karangantu, Prioritas Pemkot Serang

Normalisasi Sungai Karangantu, Prioritas Pemkot Serang

Jumat, 17 April 2026 19:16
Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Jumat, 17 April 2026 18:32
Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

Jumat, 17 April 2026 20:43
Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

Jumat, 17 April 2026 19:54
Pemkab Serang Kekurangan 20 Ribu Unit PJU

Pemkab Serang Kekurangan 20 Ribu Unit PJU

Jumat, 17 April 2026 19:46
Dinkes Banten Turun ke Ciboleger, Cek Kesehatan Masyarakat Baduy

Dinkes Banten Turun ke Ciboleger, Cek Kesehatan Masyarakat Baduy

Jumat, 17 April 2026 19:25
Normalisasi Sungai Karangantu, Prioritas Pemkot Serang

Normalisasi Sungai Karangantu, Prioritas Pemkot Serang

Jumat, 17 April 2026 19:16
Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Jumat, 17 April 2026 18:32

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

by Redaksi
Jumat, 17 April 2026 20:43

RADARBANTEN.CO.ID - Esaunggul.ac.id, Universitas Esa Unggul powered by Arizona State University kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kapasitas akademik dan riset...

Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

by Mulyadi
Jumat, 17 April 2026 19:54

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, menunjukkan celurit yang digunakan 14 anak terduga pembunuh seorang pelajar, Jumat...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak