SERANG, RADRBANTEN.CO.ID – Dinas Sosial (Dinsos) Banten akan menyiapkan layanan dukungan psikososial bagi warga yang menjadi korban terdampak bencana alam. Layanan itu disiapkan karena meningat Banten merupakan provinsi yang rawan akan bencana alam.
Kepala Dinsos Banten dra. Nurhana mengatakan, dalam 5 tahun ini terakhir tercatat beberapa kejadian bencana yang cukup besar, yaitu bencana tsunami selat sunda yang terjadi pada tanggal 22 Desember 2018 dan gempa bumi yang terjadi pada tanggal 2 Agustus tahun 2019 di Kabupaten Pandeglang, banjir bandang Kabupaten Lebak pada 1 Januari 2020.
Akibat dari bencana ini tentu saja tidak hanya berdampak pada kerugian materi semata, namun yang lebih penting adalah berdampak kepada psikologis korban.
“Seluruh peristiwa bencana pada umumnya membawa pengaruh besar bagi korban termasuk kehilangan baik harta benda bahkan jiwa, mengganggu fungsi psikososial korban dan semua itu akan berpengaruh terhadap kemampuannya dalam memenuhi kebutuhan dasar, terganggunya fungsi sosial berupa masalah traumatik yang berkepanjangan,” kata Kadinsos Banten, Senin 28 Agustus 2023.
Kadinsos menjelaskan, pemberian layanan dukungan psikososial merupakan bentuk intervensi sosial yang saat ini menjadi fokus untuk dikembangkan dalam strategi pengurangan risiko bencana sebagaimana tertuang pada undang-undang republik indonesia nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana.
Layanan dukungan psikososial (LDP) merupakan satu bentuk pelayanan yang diperuntukan bagi korban yang mengalami trauma akibat bencana. LDP dapat berupa terapi psikososial, pelayanan konseling, psikoedukasi, serta penguatan-penguatan sosiopsikologis lainnya.
“Pemberian layanan ini dilakukan secara spesifik karena mensyaratkan pendekatan dan intervensi secara profesional yaitu memadukan antara pendekatan psikologis dengan pekerjaan sosial,” jelasnya.
Sampai dengan saat ini, tim LDP telah memberikan kontribusi aktif dalam penanganan bencana khususnya dalam masa pemulihan korban bencana, walaupun dengan segala keterbatasan.
“Kami mengapresiasi peran dari tim ldp dinas sosial banten atas perannya dalam penanganan bencana. Tahun ini sudah tahun keempat. Dan bulan Juni lalu telah dilaksanakan restrukturisasi kepengurusan tim LDP Banten karena selama 4 tahun terakhir ini sudah banyak anggota tim yang sudah tidak aktif karena perpindahan tugas dan lain-lain,” ucapnya.
Kadinsos berharap, penyegaran dalam tim ini membawa perubahan baru ke arah yang lebih baik lagi. Karena menurutnya, kiprah dari tim LDP akan berpengaruh terhadap kualitas penanganan penyintas bencana.
“Semakin baik layanan yang diberikan, akan semakin cepat juga proses pemulihan penyintas bencana tersebut,” pungkasnya.
Reporter : Yusuf Permana











