KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 150 siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 33 Kota Tangsel mendapatkan jatah Makan Bergizi Gratis.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wilayah Kota Tangerang Selatan, Nindy Sabrina, menjelaskan, saat ini distribusi makanan masih menggunakan jasa catering.
Hal itu dilakukan karena belum ada nota kesepahaman (MoU) resmi maupun pelimpahan dana dari Kementerian Sosial (Kemensos) ke Badan Gizi Nasional (BGN).
“Untuk sementara, catering yang berjalan menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Menunya masih menunggu kejelasan pagu anggaran dan rekomendasi dari Kemensos,” ujar Nindy, Selasa 19 Agustus 2025.
Meski demikian, proses pemasakan tetap dilakukan melalui dapur SPPG karena sekolah belum memiliki fasilitas dapur sendiri.
Ke depan, kata Nindy, pengelolaan makanan bergizi gratis ini rencananya akan sepenuhnya ditangani oleh SPPG. Bahkan, kemungkinan lebih dari satu SPPG akan dilibatkan agar variasi menu lebih beragam.
“SPPG berada di bawah BGN dan dipilih sesuai persyaratan jarak maksimal lima kilometer dari sekolah penerima. Jadi nanti tetap dalam koordinasi BGN,” jelasnya.
Ia menambahkan, nilai pagu standar untuk menu SPPG diperkirakan sekitar Rp15 ribu per porsi.
“Kalau sesuai standar itu, menunya akan lebih mudah disesuaikan sehingga distribusi bisa berjalan lancar,” tuturnya.
Dengan dimulainya layanan makan bergizi gratis ini, kebutuhan gizi siswa Sekolah Rakyat Tangsel diharapkan dapat terpenuhi, sambil menunggu skema kerja sama resmi antara Kemensos dan BGN ditetapkan.
Editor: Mastur Huda











