PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang mengimbau masyarakat supaya tidak membakar sampah sembarangan saat kemarau. Seperti di daerah rawan kebakaran.
Sekretaris Dinas (Sekdis) BPBD Pandeglang Rahmat Zultika menjelaskan, tindakan pencegahan perlu dilakukan oleh masyarakat. Ini termasuk berhati-hati terhadap api maupun sumber api.
“Apa yang perlu kita lakukan pertama hati-hati di sekitar rumah seperti sambungan listrik, kemudian lilin, dan obat nyamuk seperti itu,” ungkapnya, Senin (11/9/2023).
Rahmat Zultika menyampaikan, selama musim kemarau panjang, tidak ada toleransi untuk membuang puntung rokok sembarangan.
Selain itu, pembukaan lahan melalui pembakaran juga dilarang, terutama jika berdekatan dengan hutan. Jika seseorang terpaksa melakukan pembakaran lahan ladang, api harus dipadamkan sepenuhnya sebelum pergi.
“Jika dia terpaksa melakukan bakar api di ladangnya harusnya dia matikan dulu baru dia pulang, tidak buang puntung rokok sembarangan. Rokok itu pastikan mati dulu baru dibuang. Ya kalau bisa puntung rokoknya dikantongin,” kata Rahmat Zultika.
Ia menyarankan, sampah sebaiknya dikumpulkan untuk diambil oleh petugas atau bahkan bisa digunakan sebagai pupuk di lahan masing-masing.
“Sampah itu dikumpulkan, dipendam saja kalau bisa dijadikan pupuk di lahannya, enggak usah dibakar seperti itu,” tuturnya.
Rahmat Zultika menambahkan, apabila ada bencana masyarakat segera melapor kepada petugas Damkar Pandeglang atau BPBD Kabupaten Pandeglang.
“Keselamatan dan pencegahan adalah kunci dalam menghadapi potensi risiko kebakaran hutan dan lahan selama masa El Nino,” tandasnya. (*)
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor : Aas Arbi











