CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – Dalam satu hari enam lahan kosong terbakar di Kota Cilegon.
Pada Rabu 27 September 2023, dari siang hingga malam hari enam lahan kosong atau ilalang di Kota Cilegon kebakaran.
Informasi tersebut dibenarkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon.
Kepala Seksi Operasi Pemadaman Kebakaran pada DPKP Kota Cilegon Suroto menjelaskan, peristiwa pertama terjadi di Lingkungan Cikebel, Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol pada pukul 14.40.
Lima menit berselang, laporan kebakaran lainnya diterima petugas DPKP Kota Cilegon.
Kali ini ilalang terbakar di Palm Hills, Lingkungan Ciore Wetan, Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol.
Di lokasi itu, lahan kosong seluas 1,5 hektar terbakar. Api baru padam pada pukul 16.40 WIB dengan menghabiskan 8 ribu liter air.
“Penyebabnya diduga karena buangan puntung rokok pejalan kaki atau warung sekitar di area tersebut,” ujar Suroto, Kamis 28 September 2023.
Sekira pukul 17.34, laporan kebakaran kembali diterima. Kali ini kebakaran lahan terjadi di Kelurahan Kotabumi, Kecamatan Purwakarta. Luasnya satu hektare. Untuk memadamkan api, 14 ribu liter air dihabiskan tim pemadam.
“Kalau ini penyebabnya diduga karena bakaran sampah yang ditinggalkan pemilik warung kaki lima,” ujarnya.
Sekira delapan menit berselang dari laporan kebakaran di Kotabumi, sekira pukul 17.42, DPKP Cilegon menerima laporan kebakaran lahan lainnya di Penyairan Atas, Purwakarta.
Tidak berhenti di situ, malam hari, sekira pukul 19.20 WIB, kebakaran ilalang terjadi di Keluraham Cikerai, Kecamatan Cibeber.
Selesai memadamkan kebakaran itu, pukul 20.39, kebakaran lahan kembali terjadi. Kali ini di Kelurahan Bulakan, Kecamatan Cibeber.
Dua unit truk dengan kapasitas masing-masing 3 ribu liter air dikerahkan. Sekira setengah jam, api berhasil dipadamkan.
“Dini harinya, masuk ke Kamis, ada lagi kebakaran, tapi bukan lahan, bangunan semi permanen,” ujar Suroto.
Dijelaskan Suroto, seluruh peristiwa itu berhasil ditangani petugas dan dibantu sejumlah elemen.
Sebelumnya Suroto menjelaskan, fenomena El Nino membuat kasus kebakaran lahan meningkat di Kota Cilegon, dalam kurun waktu dua bulan saja sudah puluhan peristiwa kebakaran lahan terjadi di Kota Cilegon.
Menurut Suroto efek fenomena El Nino sangat berdampak terhadap peristiwa kebakaran lahandi Kota Cilegon.
Menurutnya, dalam sehari tak jarang pihaknya menerima laporan empat hingga lima kasus kebakaran lahan di Kota Cilegon.
Berkaca di dua bulan terakhir, mayoritas kebakaran terjadi pada lahan kosong.
Dampak El Nino membuat ilalang, rumput atau ranting cepat kering dan sangat mudah terbakar.
Percikan kecil api saja bisa menyebabkan kebakaran lahan.
Untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan, DPKP Cilegon mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan.
Jika membakar sampah, maka pastikan api tersebut tidak menyebar ke area yang diisi oleh ilalang atau tanamah kering.
“Ketika bakar sampah ditunggu, agar tidak menjalar ke tempat lain yang terbakar. Volume nya juga harus dikurangi,” ujar Suroto. (*)
Reporter Bayu Mulyana
Editor : Merwanda











