LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mengingatkan warga untuk mewaspadai bencana yang akan terjadi pada musim peralihan, akhir tahun 2023.
Untuk diketahui bulan Oktober 2023 berdasarkan prediksi BMKG merupakan puncak musim kemarau.
Saat ini wilayah di seluruh Indonesia masih mengalami musim kemarau, yang berdampak pada kekeringan yang mengakibatkan banyak petani gagal panen, karena mengalami kerugian.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak, Febby Rizki Pratama, mengatakan, yang harus diwaspadai warga saat ini, yakni bencana musim peralihan yang diprediksi terjadi pada Oktober.
“Yang penting masyarakat bisa mewaspadai, khususnya di peralihan musim ini. Kalau terkait cuaca panas masyarakat sudah terbiasa,” katanya, Selasa 3 Oktober 2023.
Diungkapkan Febby, prediksi pada pertengahan dan akhir Oktober seringkali terjadi bencana.
“Yang perlu diantisipasi ke depan ini, musim peralihan. Karena di pertengahan dan akhir Oktober ini, biasanya pada musim peralihan ada angin kencang, itu yang perlu diwaspadai masyarakat,” ujarnya.
Saat ini Kabupaten Lebak merupakan wilayah yang paling parah terdampak kekeringan di Banten. Dari data BPBD Lebak ada 20 kecamatan dan 48 desa terdampak kekeringan.
Selain kekeringan, bencana alam juga sering terjadi di Lebak, seperti angin kencang, longsor dan banjir. Karena Lebak merupakan wilayah yang memiliki dua sungai besar yakni Sungai Ciberang dan Ciujung.
Diungkapkan Febby, dalam mengantisipasi hal tersebut BPBD Lebak melalui relawan di 28 kecamatan sering menyampaikan imbauan kepada masyarakat terkait dengan informasi cuaca.
“Kami sudah menyampaikan melalui progres prakiraan cuaca, yang kemudian untuk disampaikan kepada masyarakat agar mewaspadai bencana yang terjadi,” pungkasnya. (*)
Reporter: Nurandi
Editor: Agung S Pambudi












