TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ratusan desa di Provinsi Banten mengalami kekeringan dan krisis air bersih. Tak terkecuali Desa Tapos, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Namun, kondisi itu tidak berlaku bagi warga Kampung Ranca Sadang, RT 17 Rw 06, Desa Tapos. Warganya tidak kesulitan mendapatkan air bersih, meski kemarau telah berlangsung dua bulan lebih sebagai dampak fenomena El Nino.
Di Kampung Ranca Sadang, ada sebuah sumur yang tidak pernah kering. Bahkan, surut pun tidak, meskipun airnya diambil ratusan galon setiap hari ketika kemarau panjang seperti saat ini.
“Alhamdulillah, meskipun diambil airnya dalam satu hari ratusan galon, air sumur tersebut tidak surut dan kering,” ungkap warga Kampung Ranca Sadang, Ahmad Hidayat (43), Sabtu, 7 Oktober 2023.
Menurutnya, sumur tersebut sangat membantu warga. Ketika kemarau panjang, warga tetap bisa mendapatkan air bersih untuk memasak dan mencuci.
“Airnya sangat jernih, dan bisa untuk digunakan untuk memasak dan mencuci,” ujarnya.
Untuk itu, ia berpesan kepada warga agar bisa merawat dan menjaga sumur itu, sehingga sumber dan kejernihan air sumur tersebut bisa terjaga dengan baik.
“Saya berharap kepada warga sekitar yang lain supaya bisa merawat dan menjaga air dalam sumur tersebut,” harapnya. (*)
Reporter: Mulyadi
Editor: Agus Priwandono











