SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tiga anggota Geng Motor Bizzer ditangkap Satreskrim Polresta Serang Kota. Ketiganya ditangkap polisi setelah video pembacokan terhadap seorang warga asal Kramatwatu, Kabupaten Serang viral di media sosial (medsos).
Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Sofwan Hermanto mengatakan, ketiga pelaku yang ditangkap tersebut berinisial FF alias Dede (15) warga Lingkungan Rau Timur, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang; MIB alias Ompong (21) warga Neglasari Ciawi, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang.
Dan, MIK alias Rafli (22) warga Lingkungan Rau Timur, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Serang Kota Serang. “Ketiga pelaku ini ditangkap di Jalan Jayadiningrat Kaloran Pena, Kelurahan Lontarbaru, Kecamatan Serang, Kota Serang,” kata Sofwan saat konferensi pers di Mapolresta Serang Kota, Senin siang, 9 Oktober 2023.
Sofwan mengatakan, penangkapan terhadap ketiga pelaku berlangsung pada Jumat siang, 6 Oktober 2023. Penangkapan terhadap para pelaku berawal dari adanya video viral di medsos terkait penyerangan para berandalan jalanan terhadap pengendara di Jalan Serang – Cilegon tepatnya di Serdang, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang.
Berdasarkan video yang beredar tersebut, petugas Satreskrim Polresta Serang Kota melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan korban atas nama M Ramadan warga Gempol, Desa Kramatwatu, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang.
Menurut pemuda berusia 23 tahun tersebut, kejadian pengeroyokan terjadi pada Minggu 1 Oktober 2023 sekira pukul 05.00 WIB. Ketika itu korban hendak mencari makanan untuk sarapan. “Saat kejadian korban bermaksud membeli nasi uduk,” ungkap Sofwan.
Namun apes bagi korban, ia bertemu para pelaku yang berjumlah empat orang. Mereka datang dengan mengendarai dua unit sepeda motor. Salah satu pelaku kemudian menabrak motor korban hingga terjatuh.
Di saat korban terjatuh, dua orang pelaku yang membawa senjata tajam jenis celurit melakukan penganiayaan. “Korban mengambil luka akibat disabet celurit,” ungkap alumnus Akpol 1999 tersebut.
Sofwan menjelaskan, sebelum pengeroyokan tersebut terjadi para pelaku yang tergabung dalam Geng Motor Bizzer tersebut melakukan pertemuan dengan kelompok lain di Ciracas, Kota Serang.
Pada pertemuan tersebut, kelompok Bizzer melakukan komunikasi dengan kelompok 21 Stres asal Cilegon untuk melakukan tawuran. “Mereka ini hendak melakukan tawuran,” kata mantan Kapolres Pandeglang tersebut.
Saat akan melakukan tawuran dengan kelompok 21 Stres, para pelaku yang saat itu dalam perjalanan menyerang pengendara motor yang berada di lokasi. Korban yang saat itu bersama temannya beberapa kali dibacok oleh para pelaku. “Korban mengalami luka robek pada bagian kaki,” ujar Sofwan.
Sofwan mengatakan, dalam kasus tersebut pihaknya masih melakukan pencarian terhadap rekan pelaku yang belum tertangkap. Mantan Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Banten tersebut menegaskan akan menindak tegas para pelaku berandalan jalanan yang telah membuat resah warga. “Kasus ini kami kembangkan sampai tuntas,” tutur Sofwan (*)
Reporter: Fahmi
Editor : Aas Arbi











