PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sekretaris Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pandeglang, Sutoto mencatat bahwa masih ada sejumlah anak di Kabupaten Pandeglang yang tidak melanjutkan pendidikan atau putus sekolah.
“Persentase tertinggi dari mereka yang tidak melanjutkan pendidikan menengah di Kabupaten Pandeglang masih mencapai 51 persen,” ungkapnya, Rabu, 11 Oktober 2023.
Ia menyoroti fakta bahwa jumlah anak-anak yang belum menerima pendidikan di Pandeglang adalah sangat besar, dan perlu segera diatasi.
“Jumlahnya cukup fantastis. Dari total siswa di pendidikan menengah, 51 persen merupakan andil yang signifikan yang perlu kita selesaikan,” tambahnya.
Sutoto menjelaskan bahwa Dindikpora akan melakukan pendataan dan memberikan pendampingan kepada anak-anak yang telah putus sekolah di wilayah Pandeglang agar mereka dapat kembali melanjutkan pendidikan mereka.
“Kami berharap kesadaran tumbuh di kalangan orang tua untuk mengatasi berbagai faktor yang mungkin menjadi penyebab putus sekolah, seperti akses, masalah sosial, dan ekonomi,” katanya.
Ia menambahkan bahwa informasi ini akan disampaikan kepada satuan tugas dari satuan pendidikan, yang akan segera mengambil tindakan dan memberikan pendampingan kepada anak-anak agar mereka dapat kembali ke sekolah.
“Bahwa pada tahun 2030, tujuan kami adalah mencapai pendidikan berkualitas, dan kami berharap bahwa rata-rata durasi pendidikan akan mencapai 12 tahun,” pungkasnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor : Aas Arbi











