SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah ingin mengangkat potensi-potensi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang berada di wilayahnya agar dapat naik kelas. Hal itu agar produk UMKM Kabupaten Serang dapat menembus pasar luar negeri.
Pemerintah Kabupaten Serang diketahui sangat konsen dalam mengembangkan UMKM di wilayahnya, yakni dengan memberikan ruang pada setiap even pemerintahan yang digelar. Salah satunya even gebyar koperasi dan UMKM yang dilaksanakan di lapangan kawasan industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Jumat, 13 Oktober 2023.
Pantauan di lokasi terlihat ada banyak sekali stan yang disiapkan oleh Pemkab Serang untuk memberikan panggung kepada para pelaku usaha agar memperkenalkan produknya kepada masyarakat secara luas.
Terlihat berbagai produk mulai dari makanan ringan, kerajinan tangan dan produk lainnya dipasarkan di lokasi tersebut. Tatu pun kemudian berkeliling untuk mengecek satu persatu produk yang dipasarkan.
Tatu mengatakan, pihaknya sengaja memasukkan gebyar koperasi dan UMKM dalam rangkaian hari jadi Kabupaten Serang yang ke 497 tahun di Kabupaten Serang. Hal itu sebagai komitmennya untuk memajukan UMKM di Kabupaten Serang.
“Momen ini terus kita mengangkat para UMKM. Alhamdulillah mereka menyampaikan produknya dan laku, kita juga meminta agar ditambah lagi produknya karena nanti malam ada hiburan,” jelasnya.
Ia mengatakan, pihaknya selalu memfasilitasi UMKM di Kabupaten Serang dalam setiap agenda besar pemerintah Kabupaten Serang. Bahkan pihaknya memfasilitasi UMKM untuk mendapatkan sertifikat halal.
“Ajang seperti ini kita selalu memfasilitasinya, kemudian ada sertifikat halal di berikan, penghargaan juga, ini bentuk untuk supporting terhadap para UMKM dari pemerintah kabupaten,” tegasnya.
Ia menilai jika perkembangan UMKM dewasa ini sudah berkembang dan mengarah ke arah yang lebih baik. Pihaknya pun meminta dinas terkait untuk selalu memonitoring seluruh UMKM yang ada di Kabupaten Serang.
“Usaha mikro yang baru lahir dibina langsung oleh Pemda. Ini pembinaannya harus jelas dan Pemda Serang ada beberapa prodak yang menjadi prodak unggulan yaitu dimitrakan dengan pengusaha yang kelasnya sudah nasional atau bahkan internasional,” jelasnya.
“Kalau yang baru lahir itu rata-rata dari kita, kita beri peralatan pelatihan dan modal. Tapi, ketika mereka sudah menjadi usaha kecil bahkan menengah mereka baru bisa mengakses perbankan,” imbuhnya.
Melalui upaya tersebut pihaknya berharap agar UMKM di Kabupaten Serang dapat naik kelas dan dapat menembus pasar internasional.
“Kita berharap produk kita juga bisa diberi ilmu oleh pengusaha ini supaya prodak kita dari sisi kualitas itu bisa terus meningkat menjadi targetnya pasar nasional dan internasional,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian Dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang Adang Rahmat mengatakan di Kabupaten Serang sendiri saat ini ada sebanyak 48 ribu UMKM yang ada di Kabupaten Serang.
“Mungkin nanti akan terus bertambah. Berdasarkan data tidak ada yang gulung tikar karena selalu kita bina terus. Ketika ad ayang mau kolep kita bangkitkan kembali,” jelasnya.
Selain membina UMKM pihaknya juga membina koperasi-koprasi yang ada di Kabupaten Serang. “Untuk jumlah koprasi ada 800, paling banyak simpan pinjam,” pungkasnya. (*)
Editor : Merwanda











