SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua Umum Parta Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, telah menunjuk Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI, Mahfud MD, sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) Ganjar Pranowo.
Siang tadi, 19 Oktober 2023, Megawati ikut mengantar langsung pasangan Ganjar-Mahfud bersama dengan ribuan kader PDIP ke KPU RI.
Sosok Mahfud pun disebut dapat menjadi kekuatan baru, sekaligus dapat memecahkan suara warga Nahdiyin. Sebab, Mahfud merupakan sosok yang aktif di Nadhatul Ulama (NU). Ia juga memiliki basis massa yang kuat di Madura.
Menanggapi hal itu, Ketua DPW PKB Banten, Ahmad Fauzi, mengaku bahwa pihaknya tidak khawatir akan sosok Mahfud MD.
Ia menyakini, suara dari Nahdiyin tidak akan terpecah. Sebab, PKB memiliki Cawapres Muhaimin Iskandar.
Terlebih, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008-2013 itu tidak memiliki perjalanan karir menjadi struktural NU di level manapun.
“Menurut saya yang aktif sebagai NU dari kecil, pak Mahfud sebagai orang NU mungkin iya secara amaliyah, tetapi track record perjalanan karir beliau belum pernah menjadi struktural di NU,” ujar Fauzi, Kamis, 19 Oktober 2023.
Fauzi mengaku tidak mengetahui alasan Ketua Umum PDIP memilih Mahfud MD dibandingkan kadidat Cawapres lainnya.
“Kita enggak begitu tau apa yang jadi pertimbangan bu Mega untuk menjadikan pak Mahfud sebagai Cawapres. Tapi itu merupakan hak dan bagian dari rumah tangga PDIP, kita hormati,” ungkapnya.
Fauzi meyakini bahwa pasangan Ganjar-Mahfud MD tidak akan menggoyahkan dukungan para relawan Anies-Cak Imin, khususnya di Provinsi Banten.
Menurutnya, kehadiran Mahfud MD bisa saja mempengaruhi suara, namun itu tidak akan signifikan apalagi di Banten. Sebab, bicara elektoral, maka itu bicara soal keterujian sebagai Nahdliyin.
“Kalau untuk di Banten, kalau pun ada (suara) tidak signifikan karena belum teruji mengikuti elektoral. Meskipun dipersepsikan sebagai orang pintar, baik, dan apa pun itu, tapi ini bicara elektoral, dan saya belum melihat pengaruhnya di Banten,” pungkasnya. (*)
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Agus Priwandono











