SERANG, RADARBANTEN.CO.ID-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten meminta warga khususnya para pengendar untuk mewaspadai pohon tumbang.
Hal itu menyusul masa peralihan cuaca yang mana dimasa peralihan ini kerap terjadi hujan yang disertai angin kencang. Angin kencang itu bisa menyebabkan pohon tumbang.
Kepala BPBD Banten Nana Suryana mencatat pada hari ini saja terdapat dua titik pohon tumbang di Kabupaten Lebak yakni di Kecamatan Rangkasbitung dan Cibadak.
“Hujan dimasa peralihan musim ini memang kerap diikuti oleh angin kencang, maka kita minta kepada warga untuk mewaspadai akan adanya resiko pohon tumbang. Karena tanah yang tadinya kering, namun tiba-tiba diisi oleh air hujan dapat membuat tanah itu menjadi lunak atau labil sehingga dapat menyebabkan pohon tumbang,” kata Nana kepada Radar Banten, Jumat, 20 Oktober 2023.
Nana mengatakan, warga dapat mengantisipasi kerugian baik materil maupun korban jiwa dari potensi pohon tumbang dengan cara memotong ranting atau menebang pohon yang dirasa dapat tumbang menimpa rumah atau fasilitas publik.
“Kita mengingatkan kepada warga agar tetap berhati hati kalo misalnya menghindari terjadinya korban akibat bencana banjir bandang atau longsor atau pohon tumbang itu ya sudah harus kita identifikasi. Terutama pohon yang berada di rumah kita atau bangunan-bangunan yang potensial akan tumpang atau roboh,”ucapnya.
“Kalau ada hujan sebaiknya segera dilakukan pemotongan dahan atau menebang pohon itu untuk menghindari hal tidak diinginkan,”sambungnya.
Menurutnya, selain pohon tumbang warga juga harus mewaspadai bencana hidrometeorologi seperti angin kencang, tanah longsor, pergerakan tanah dan banjir bandang. Ia menyebut, salah satu daerah yang rawan akan bencana itu yakni di Kabupaten Lebak.
“Kita minta warga selalu berhari-hati, diharapkan masyarakat juga melihat ciri-ciri atau informasi informasi dari keadaan alam ataupun dari informasi masyarakat sekitarnya terutama di sungai,” pungkasnya.
Editor : Merwanda











