SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang telah menyiapkan logistik untuk didistribusikan ke masyarakat saat terjadi bencana pada masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan.
Kepala Dinsos Kabupaten Serang Subur Prianto mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan logistik bantuan yang akan didistribusikan ketika bencana terjadi di wilayah Kabupaten Serang, terutama bencana pada masa peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan.
“Untuk stok logistik Insyaallah aman masih ada stok beras, bahan makanan sembako lainnya masih tersedia di Dinsos,” katanya, Minggu, 29 Oktober 2023.
Bahkan, lanjut Subur, saat penanganan musim kemarau pun pihaknya turut mendistribusikan bantuan logistik untuk masyarakat yang terdampak kebakaran.
“Untuk bencana kekeringan tidak ada permintaan karena direspon oleh BPBD. Untuk permintaan bantuan kebencanaan dalam hal ini kebakaran ada saja permintaan per minggunya. Tetapi tidak banyak jumlahnya,” jelasnya.
Selain kebakaran, pihaknya juga menyalurkan bantuan untuk rumah roboh yang diakibatkan oleh cuaca ekstrim ataupun bencana lainnya. “Bantuan yang disalurkan berkaitan dengan rumah roboh, angin puting beliung maupun bencana lainnya,” imbuhnya.
Ia mengatakan, pihaknya akan langsung melakukan penanganan dan pendistribusian bantuan apabila terdapat laporan yang masuk baik dari masyarakat ataupun dari pemerintahan dari unsur desa.
“Untuk penanganan berdasarkan laporan cepat baik dari masyarakat ataupun dari aparat di tingkat bawah, baik desa ataupun kecamatan kita akan langsung respon,” tegasnya.
Kata Subur, jika bantuan-bantuan yang didistribusikan bukan dalam bentuk pembangunan rumah melainkan logistik kepada masyarakat yang terkena bencana.
“Kita membagikan bantuan logistik untuk menjamin para korban tersebut terjamin kebutuhan makan sehari-harinya dalam beberapa hari ke depan,” pungkasnya.
Sebelumnya, BPBD kabupaten Serang diminta untuk mewaspadai potensi bencana yang dapat terjadi pada musim peralihan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang Nana Sukmana Kusuma mengatakan, beberapa wilayah di Kabupaten Serang tengah mengalami masa peralihan cuaca dari musim kemarau ke musim hujan.
Pada masa peralihan tersebut, terdapat beberapa jenis bencana alam yang sering terjadi seperti banjir, tanah longsor hingga hujan yang disertai dengan angin kencang seperti halnya yang terjadi kemarin.
“Tentunya cuaca ekstrem harus diwaspadai, terus banjir dan tanah longsor. Tentunya masyarakat harus waspada,” jelasnya.
Ia meminta kepada masyarakat untuk waspada dan dapat memitigasi potensi bencana di wilayahnya. Hal tersebut sangat penting guna meminimalisir korban yang berjatuhan.
“Masyarakat harus waspada, harus mampu memitigasi lingkungan apakah rumah dibawah tebing, atas tebing, pinggir tebing, di pinggir sungai, pantai atau di dekat rumah ada pohon besar, nah itu harus diwaspadai saat kondisi saat ini,” pungkasnya. (*)
Editor : Merwanda











