CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon menggelar reses.
Di daerah pemilihan Cibeber-Cilegon, Anggota DPRD Kota Cilegon Erik Airlangga masih mendapatkan keluhan soal pengangguran.
Erik menjelaskan, masyarakat Cibeber-Cilegon masih mengeluh karena nganggur.
“Cibeber Cilegon bukan daerah industri mereka ingin diberi kesempatan di daerah industri, tapi kita dapat info di daerah industri aja banyak yang nganggur,” ujar Erik, Minggu 29 Oktober 2023.
Dijelaskan Erik, menyikapi keluhan itu, dewan akan mendorong Pemkot Cilegon untuk membuat regulasi yang nyata.
Misalnya, mengatur perusahaan agar dalam setiap perekrutan tenaga kerja 60 hingga 70 persennya berasal dari masyarakat Cilegon. Sisanya baru dari luar daerah.
Hal itu, lanjut Erik diperlukan karena terbukti banyak industri yang merekrut tenaga kerja dari luar, sedangkan masyarakat lokal sedikit.
Contohnya di proyek PT Lotte, saat membutuhkan 20 ribu tenaga kerja, mayoritas dari luar Kota Cilegon.
“Kesempatan di Lotte aja kemarin 20 ribu, mana masyarakat kita? Gak banyak. Padahalkan bisa saja kalau per kelurahan 100 orang baru 4.300 aja, kan masih banyak sisa kuotanya,” papar Erik.
Menurut Erik, pemerintah harus hadir dalam memberikan solusi masalah pengangguran, salah satunya dengan regulasi yang tegas.
Selain soal pengangguran, pada reses, Erik juga mendapatkan masukan soal pelebaran Jalan Imam Bonjol dan penerangan jalan di beberapa titik. (*)
Editor : Merwanda











