SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemkot Serang akan mendistribusikan telur ayam untuk penanganan stunting di Kota Serang. Telur tersebut diperoleh dari tergeraknya hati para Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Serang yang turut berpartisipasi mengumpulkan telur ayam dalam program ‘Endog Kepiting’ yang diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Serang.
“Semua kita berpartisipasi dalam mengentaskan stunting, sehingga terbentuknya program Endog Kangge Pecil Dipuni Boten Stunting atau Kepiting dan alhamdulillah bukan hanya ASN Kota Serang namun juga seluruh stekholder di Kota Serang,” ujar Sekda Kota Serang Nanang Saefudin usai apel di puspemkot Serang, KSB, Senin, 23 Oktober 2023.
Pengumpulan telur ayam ini dalam rangka gerakan percepatan penurunan stunting di Kota Serang. Nanang menuturkan, pengumpulan telur ayam sudah berjalan sejak dua pekan lalu, tepatnya tanggal 16 Oktober 2023.
Nanang mengapresiasi ASN Kota Serang dan juga pihak swasta karena peduli terhadap gerakan percepatan penurunan stunting di Kota Serang. “Alhamdulillah kita patut bersyukur rekan-rekan peduli stunting ini. Ada RS DKT atau dikenal dengan Kencana. Ada RS Sari Asih, RS Budi Asih, Pro Lab, Bank BJB. Jadi intinya kita semua berpartisipasi,” tuturnya.
Ia menjelaskan, angka kasus stunting di Kota Serang saat ini sekira 19 persen. Diharapkan di akhir tahun 2024 angkanya menurun menjadi 14 persen.
“Lima persen ini tidak mudah. Makanya harus ada kolaborasi. Harus ada kerjasama di antara kita semua, bukan dari pemerintah daerah saja, tetapi dari seluruh stakeholder yang ada di Kota Serang,” jelas Nanang.

Ia mengingatkan kepada ASN Kota Serang maupun stakeholder yang ada di Kota Serang, agar menyumbang telur ayam mentah, ketimbang uang. “Nyumbangnya telur tidak boleh uang. Saya khawatir nanti nyumbang yang ada penyunatan malah nanti jadi masalah. Jadi tujuan mulia nanti dikotori dengan hal yang negatif dan saya tidak mau,” tegasnya.
Kepala DP3AKB Kota Serang Anton Gunawan mengatakan bahwa kegiatan ‘Endog Kepiting’ ini sudah dilakukan kedua kalinya pengumpulan telur, yang akan didistribusikan kepada anak yang terduga dan berisiko stunting. “Nanti jika sudah terkumpul, kita kemas sesudahnya kita sebar atau didistribusikan” terangnya.
Selain diperoleh dari para ASN Kota Serang, juga diperoleh dari seluruh rumah sakit swasta yang ada di Kota Serang serta Bank BJB KC Banten.
“Mungkin di pekan kedua ini jumlahnya lebih banyak daripada pekan pertama, karena diperoleh selain dari setiap OPD juga dari rumah sakit swasta di Kota Serang” jelas Anton.
Kata dia, pekan lalu, pihaknya memberikan 10 butir telur per keluarga berisiko stunting. “Kalau sekarang jumlahnya meningkat kemungkinan juga menerimanya juga lebih banyak dari minggu kemarin,” tuturnya.
Pendistribusiannya akan diberikan langsung kepada Posyandu di setiap kecamatan yang memiliki data secara khusus dan rinci, sehingga pendistribusian telur untuk stunting dan berisiko stunting, lebih tepat sasaran. (adv)











