SERANG, RADARBANTEN.CO.ID-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang pada tahun ini membangun jalan desa sepanjang 20 kilometer. Pembangunannya menggunakan anggaran dari APBD Kabupaten Serang.
Kepala DPUPR Kabupaten Serang Yadi Priyadi Rochdian mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Serang, salah satunya melakukan pembangunan jalan desa.
“Kita secara keseluruhan bisa menangani beberapa titik-titik, penanganannya juga bertahap. Tahun ini itu kurang lebih 20 kilometer secara keseluruhan untuk jalan desa,” katanya, Selasa, 7 November 2023.
Jalan desa tersebut tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Serang, seperti Kecamatan Cikeusal, Kramatwatu, dan beberapa kecamatan di Serang Timur. dengan anggaran yang bersumber dari APBD.
“Progres kelihatannya untuk bulan ini karena waktu pelaksanaannya sebentar lebih banyak yang sudah selesai. Setiap titik ada kurang lebih 400 di pagu jadi kurang lebih ada 20 penanganan secara keseluruhan,” terangnya.
Meskipun kewenangannya merupakan kewenangan desa, pihaknya tetap melakukan pembangunan terhadap 20 km jalan desa. Hal itu agar pembangunan infrastruktur merata di Kabupaten Serang.
“Itu jalan desa bukan jalan peningkatan, jalan desa 20 km yang pembangunannya dari APBD, itu bukan belanja modal, tapi dihibahkan di desanya,” jelasnya.
Kendati demikian, di Kabupaten Serang masih banyak jalan desa yang kondisinya cukup memprihatinkan karena belum ada pembangunan.
“Jalan desa yang belum dibangun masih banyak, kita juga masih ada sekitar 40 persenan kalau secara global yang baru kita tangani,” jelasnya.
Untuk itu, guna percepatan pembangunan pihaknya akan melakukan pembagian kewenangan dengan pihak desa agar percepatan pembangunan bisa segera terealisasi.
“Masih banyak, jalan desa ini kita berbarengan dengan pihak desa untuk membangunnya tidak harus Pemkab atau desa saja tapi berbarengan,” jelasnya.
Sementara itu, untuk penambahan jalan yang statusnya ditingkatkan, pihaknya belum memiliki rencana penambahan lantaran masih fokus merampungkan terget yang sudah dicanangkan.
“Tahun depan belum ada rencana ambil alih lagi, kita fokus kemarin dulu yang sudah ditingkatkan. Tentu targetnya di beberapa tahun yang akan datang,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor : Aas Arbi











