TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dosen dan Rektorat Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mendatangi Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Jumat, 10 November 2023. Kedatangan tim tersebut untuk berkolaborasi mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Kota Tangerang.
Rencananya, dalam beberapa hari ke depan, tim akan mendatangi Kampung Jimpitan yang berlokasi di Kecamatan Batuceper bersama 150 mahasiswa UMT untuk melaksanakan program Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Wakil Rektor III UMT, Enawar mengatakan, pihaknya sudah dua kali berkolaborasi dan melakukan kerja sama dengan UPI dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Kota Tangerang.
Enawar mengatakan, alsaan pihaknya bersama UPI melaksanakan program Tri Dharma Perguruan Tinggi ke Kampung Jimpitan disebabkan oleh wilayah tersebut memiliki potensi wisata domestik yang harus dikembangkan.
“Kampung Jimpitan memiliki lokal wisdom dan menjadi suatu energi gerak budaya dan muatan lokal yang patut mereka singgahi. Sehingga dapat menghidupi, mengembangkan, dan saling mengisi satu sama lain,” tambahnya.
Menurutnya, perguruan tinggi di Indonesia wajib melakukan program Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dimana, selama melakukan pengabdian kepada masyarakat, perguruan tinggi dapat memberikan bukti nyata akan keilmuan yang dimilikinya.
“Perguruan tinggi butuh informasi dan masyarakat butuh untuk di-guide agar perilaku yang ada di wilayahnya dapat memiliki potensi yang dapat dikembangkan,” tambahnya.
Enawar mengatakan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat menjadi hal penting yang harus dilakukan oleh perguruan tinggi.
Hal itu disebabkan agar disain ilmu pengetahuan yang dikembangkan di dalam kelas dapat memiliki blind and mach dengan fakta dan kebutuhan yang ada di masyarakat.
Enawar mengatakan, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk membuka cakrawala mahasiwa akan kualitas pendidikan yang dimiliki oleh UMT maupun UPI. Alhasil, mahasiswa dapat membandingkan kualitas pengajaran yang dilakukan oleh para dosen UMT dan UPI selama kegiatan tersebut berlangsung.
“Kita tahu UPI itu adalalah raksasa pendidikan. Namun, raksasa tidak boleh meremehkan kurcaci. Sebab, di beberapa tahapan justru UPI rada serius di UMT. Hal itu disebabkan oleh kesiapan prodi dalam melakukan kerja sama,” tambahnya.
Kaprodi Fisika UPI, Ahmad Samsudin, dalam sambutannya berharap, kolaborasi tersebut terus berlanjut dan tidak hanya terjadi di atas kertas saja.
“Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya terjadi di atas kertas saja. Tapi seluruh implementasinya dijalankan,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, Kampung Jimpitan merupakan sebuah kampung tematik yang dikembangkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang.
Kampung yang semula merupakan rawa-rawa disulap oleh warga menjadi lingkungan yang lebih bersih dan asri.
Selain itu, beragam kegiatan sosial kemasyarakatan ada di kampung tersebut. Antara lain, pengelolaan sampah yang tadinya menjadi masalah kini justru mampu bernilai ekonomis bagi warga. (*)
Reporter: Angger Gita Rezha
Editor: Agus Priwandono











