LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Istighosah dan doa bersama untuk rakyat Palestina yang dihadiri oleh ribuan warga lintas agama di Alun-Alun Rangkasbitung, Minggu, 12 November 2023, tidak dihadiri Penjabat (Pj) Bupati Lebak, Iwan Kurniawan.
Sejumlah ulama dan tokoh masyarakat pun menyayangkan ketidakhadiran Iwan Kurniawan yang baru dilantik menjadi Pj Bupati Lebak, dua pekan lalu.
Iwan dinilai kurang memiliki kepedulian atas kegiatan untuk solidaritas kemanusian Palestina.
“Pak Pj Bupati tak hadir dalam istighosah bersama untuk Palestina, pak Asda 1 saja, karena Pj Bupati ada pekerjaan yang tak bisa ditinggalkan,” kata Ahmad Hudori, Wakil Ketua MUI Lebak.
Hal senada dikatakan Mulyadi Jayabaya (JB). Kata dia, semestinya Pj Bupati Lebak dapat meluangkan waktunya untuk istighosah.
“Sangat disayangkan Pj Bupati Lebak tidak hadir saat istighosah bela Palestina. Ini menandakan ketidakpedulian dan tidak memiliki sensitivitas. Soal Palestina kita berempati atas dasar kemanusiaan,” katanya.
Padahal, kata mantan Bupati Lebak itu, kehadiran Pj Bupati Lebak saat istighosah menandakan Pemerintah Daerah hadir dan mendukung Palestina.
“Ajang ini sangat banyak manfaatnya buat Pj Bupati. Pj bupati sebagai pemimpin baru bisa langsung ketemu dengan masyarakat yang hadir dari berbagai elemen masyarakat,” kata JB.
Menurut dia, peristiwa di Palestina tidak berperikemanusiaan. Banyak korban berjatuhan akibat kekejaman zionis Israel.
“Ini kan hari libur, seharusnya bisa diluangkan bertemu langsung dengan warga lintas berbagai elemen masyarakat. Saya berharap, ke depan ini menjadi perhatian Pj Bupati Lebak untuk lebih mengedepankan kepentingan warga,” timpalnya.
JB mengatakan, Iwan Kurniawan mesti dapat membedakan saat dia menjadi pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kini menjabat sebagai Pj Bupati Lebak.
“Pj Bupati itu lebih luas, harus bisa membedakan saat dia menjadi ASN. Kepentingan masyarakat luas harus lebih dikedepankan. Belum apa-apa ini sudah menandakan ketidakpedulian terhadap masyarakat,” ujarnya.
Asda I Pemkab Lebak, Alkadri mengatakan, ketidakhadiran Pj Bupati Lebak dalam istighosah tersebut karena kesibukannya sebagai Direktur Perencanaan di Ditjen Bangda, Kemendagri RI, yang tak bisa ditinggalkan.
“Iya tadi pak Pj Bupati enggak hadir karena beliau masih punya pekerjaan di Jakarta. Jadi untuk sementara bolak-balik Jakarta-Rangkasbitung. Soalnya beliau kan jabatannya dobel. Defenitifnya sebagai Direktur Perencanaan di Ditjen Bangda, Kemendagri, di sisi lain juga Pj Bupati.
Dan sampai saat ini belum ditunjuk Plh Direktur Perencanaan yang akan melaksanakan tugas-tugas beliau di Kementerian. Jadi mau enggak mau untuk seminggu ini beliau masih sibuk di dua instansi,” kata Alkadri.
Pj Bupati Lebak, Iwan Kurniawan, memohon maaf atas ketidakhadairannya pada istighosah untuk Palestina yang dihadiri ribuan warga lintas agama.
“Sebelumnya saya mohon maaf tidak bisa hadir, agenda untuk kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan dikoordinasikan oleh pak Sekda, insya Allah berikutnya saya hadir,” kata Iwan.
Diketahui, ribuan warga berkumpul dan meramaikan aksi bela Palestina. Dalam aksi tersebut digelar dukungan dan istighosah bersama di Alun-Alun Rangkasbitung, Minggu, 12 November 2023.
Dalam acara tersebut juga dilakukan penggalangan dana untuk Palestina. Dari ASN di Kabupaten Lebak terkumpul donasi sebesar Rp 25 juta. (*)
Reporter: nurabidin
Editor: Agus Priwandono











