CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cilegon mengapresiasi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) atas keberhasilannya memfasilitasi kepulangan Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kota Cilegon, Ade Diah, dari Arab Saudi.
Ketua Umum HMI Cabang Cilegon, Tb Rizki Andika, menilai keberhasilan pemulangan TKW tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada pekerja migran Indonesia.
Menurutnya, langkah yang dilakukan BP2MI di bawah kepemimpinan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Muhktarudin, menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjamin keamanan dan perlindungan bagi PMI.
“Kami mengapresiasi langkah cepat dan responsif Kementerian BP2MI yang telah menunjukkan keberpihakan terhadap nasib pekerja migran Indonesia. Kepulangan Ibu Ade Diah menjadi bukti bahwa negara hadir dan tidak menutup mata terhadap persoalan yang dihadapi warga negara Indonesia di luar negeri,” ujar Rizki.
Rizki mengatakan, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kabar baik bagi keluarga Ade Diah, tetapi juga memberikan rasa aman bagi para pekerja migran Indonesia lainnya yang tengah bekerja di luar negeri.
Ia menilai, upaya yang dilakukan BP2MI mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat sistem perlindungan pekerja migran mulai dari proses penempatan hingga penanganan berbagai persoalan yang muncul di negara tujuan.
“Ini menunjukkan bahwa pemerintah memiliki komitmen kuat dalam memberikan perlindungan kepada PMI. Mulai dari proses keberangkatan hingga ketika menghadapi persoalan di negara penempatan, negara tetap hadir memberikan pendampingan dan solusi,” katanya.
Selain mengapresiasi pemerintah pusat, HMI Cabang Cilegon juga memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kota Cilegon yang telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak sehingga proses pemulangan Ade Diah dapat berjalan dengan baik.
“Kami berharap sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam melindungi pekerja migran Indonesia dapat terus diperkuat. Keberhasilan ini hendaknya menjadi contoh bahwa kolaborasi yang baik akan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Rizki menambahkan, pekerja migran Indonesia memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional sehingga perlindungan terhadap mereka harus menjadi perhatian bersama.
“HMI Cilegon menilai perlindungan pekerja migran harus menjadi prioritas. Karena itu, langkah-langkah konkret yang dilakukan BP2MI dalam membantu pemulangan PMI patut mendapatkan apresiasi dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat,” tuturnya.
Editor: Bayu Mulyana











