LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Kinerja Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Lebak mendapatkan sorotan dari sejumlah tokoh dan masyarakat Lebak. Hal itu setelah Pj Bupati Lebak Iwan Kurniawan tidak bisa menghadiri Istigasah dan Doa Bersama Lintas Agama untuk Palestina di Alun-alun Rangkasbitung pada Minggu, 12 November 2023.
Dengan ketidakhadiran Pj Bupati Lebak, banyak masyarakat Lebak yang menyayangkan ketidakhadirannya. Seharusnya Pj Bupati Lebak Iwan Kurniawan hadir dalam acara.
Namun terkait dengan sorotan masyarakat, pengamat politik dan kebijakan publik dari Unis Tangerang Adib Miftahul mengatakan, harus ada indikator yang jelas ketika menilai seorang Pj Bupati Lebak.
“Jadi harus jelas dan fair juga menilai Pj Bupati Lebak itu, melalui indikator apa. Toh ini baru beberapa hari, saya pikir gak fair juga, menilai kinerjanya, kecuali sebulan ya,” kata Adib dihubungi Radar Banten, Senin, 13 November 2023.
Adib menjelaskan, masyarakat seharusnya memberikan waktu terlebih dahulu, terhadap Pj Bupati Lebak Iwan Kurniawan untuk bekerja umembangun Kabupaten Lebak.
“Lagian menilai dan mengukurnya soal indikator apa, jadi hubungannya sama aksi bela Palestina. Jadi bukan tupoksi dia itu,” jelas Adib.
Lebih lanjut Adib menuturkan, ada empat indikator yang menunjukkan kinerja seorang Pj Bupati berhasil dalam membangun kesejahteraan masyarakatnya.
“Mengukur indikator berhasil atau tidaknya kinerja itu, tentunya ada empat hal prioritas yang diarahkan oleh Presiden dan Pemerintah. Empat hal itu, satu penekanan inflasi, dua soal stunting, tiga soal kemiskinan ekstrem dan empat soal kesehatan, jadi empat itu,” tutur Adib.
Setelah dilantik pada 3 November 2023 lalu, Pj Bupati Lebak Iwan Kurniawan terhitung baru melaksanakan tugasnya sebagai Pj Bupati Lebak selama satu minggu.
Pada hari pertama tugasnya, Iwan Kurniawan langsung didemo oleh puluhan mahasiswa Lebak di Gedung Pemkab Lebak untuk menyelesaikan permasalahan di Lebak, pada 6 November 2023 lalu.
Adib menyebutkan, ketika seorang Pj Bupati Lebak dinilai kinerjanya kurang baik berdasarkan tidak menghadiri acara bela Palestina, itu adalah hal yang salah.
“Jadi saya kira salah alamat, kalau kinerjanya kurang baik berdasarkan aksi bela Palestina. Gak ada urusannya sama Pj Bupati Lebak, jadi ada empat indikator itu yang harus dinilai,” sebut Adib.
Ditambahkannya, berikan waktu dulu agar Pj Bupati Lebak bekerja dan barulah menilai sesuai dengan kinerja dan indikatornya.
“Minim-minim dua bulan ya, karena harus ada waktu. Sebenernya ASN itu walau manajemen sudah tertata, siapa yang memimpin tidak jalan tetapi tidak semudah itu. Jadi kelemahan Pj Bupati dari eksternal seperti itu, menjalin komunikasi dan panas mesin agak lama,” pungkasnya.
Reporter: Nurandi
Editor : Aas Arbi











