SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wakapolda Banten, Brigjen Pol M Sabilul Alif, menyebutkan bahwa terdapat 179 desa di Provinsi Banten yang rawan banjir. Perwira tinggi Polri tersebut juga menyebut, ada 402 desa yang rawan longsor.
“Sekitar 179 desa yang rawan banjir dan 402 desa yang longsor,” ujar Sabilul saat memimpin apel pagi di Mapolda Banten, Senin 13 November 2023.
Ia mengungkapkan, data tersebut merupakan prediksi dari BPBD Provinsi Banten menyikapi pergantian musim. Ancaman tersebut diprediksi akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
“Memasuki pergantian musim, BPBD Banten memprediksi bahwa wilayah Banten akan memasuki masa rawan bencana banjir dan longsor untuk beberapa waktu ke depan,” kata mantan ajudan Wapres, Ma’ruf Amin tersebut.
Sabilul mengungkapkan, bencana banjir dan longsor pernah terjadi pada tahun 2022 lalu di wilayah Polres Lebak dan Pandeglang. Kejadian tersebut harus menjadi pelajaran dan perlu dilakukan langkah antisipatif.
“Banjir dan longsor pernah terjadi di tahun sebelumnya di beberapa wilayah hukum Polres Lebak dan Polres Pandeglang. Oleh karena itu, sudah harus ada langkah-langkah antisipasi, sudah harus dilaksanakan dan kesiapan perlengkapan pendukung sudah siap,” tutur alumnus Akpol 1996 tersebut. (*)
Reporter: Fahmi
Editor: Agus Priwandono











