TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pj Gubernur Banten Al Muktabar didampingi Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Budi Prajogo, Pj Sekda Banten Virgojanti, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Tabrani, serta sejumlah pejabat eselon II Pemprov Banten meninjau pembangunan sekolah di Kota Tangerang Selatan, Minggu, 19 November 2023.
Usai meninjau, Al Muktabar mengingatkan kontraktor untuk menyelesaikan proses pembangunan dengan tepat waktu.
Sembari tertawa, Al mengaku bakal menggantung kontraktor yang tak bisa menyelesaikan pembangunan tepat waktu. “Nanti digantung di Monas,” ujar Al sembari bercanda lantaran ia tahu bahwa hal itu tak mungkin terjadi mengingat progres pembangunan sudah mencapai 85,6 persen.
“Jadi progresnya sesuai dan ini tinggal finishing dan tidak ada gangguan cuaca mudah mudahan ini dapat clear tepat pada waktunya,” tuturnya saat meninjau pembangunan di SMKN 6 Kota Tangerang Selatan.
Selain SMKN 6 Kota Tangerang Selatan, Al bersama rombongan juga melakukan ekspedisi reformasi birokrasi berdampak di SMKN 8 Kota Tangerang Selatan. “Disana (SMKN 8 Kota Tangerang Selatan -red) juga progressnya memadai,” tuturnya.
Ia mengatakan, pembangunan sarana pendidikan itu ditarget rampung pada 25 Desember nanti. Apabila tak tercapai, pihaknya akan memberikan sanksi, mulai dari administrasi sampai mem-blacklist sang kontraktor. “Dan hal lain yang harus dipenuhi sesuai dengan kontrak yang dijanjikan. Dan semua kegiatan ini mendapatkan pendampingan dari Kejaksaan, maka kita akan sesuaikan dengan yang di perjanjian,” tegas Al.
Kata dia, semua pembangunan ini dilakukan melalui proses e-katalog dan diawasi. “Saya tidak hanya berkunjung saat selesai, tapi saya berkunjung secara bertahap,” ungkapnya.
Ia mengatakan, tak hanya pembangunan sarana pendidikan yang ditinjaunya, tapi juga infrastruktur lainnya. “Kemarin juga saya berkeliling mengecek mulai dari program PUPR, pendidikan, kesehatan, dan lainnya,” ujar Al.
Pria yang masih menjabat sebagai Sekda Banten definitif ini menegaskan agar para kepala OPD dapat bekerja sesuai dengan kontrak kerja kinerja. “Kita penuhi itu dan itu adalah satu kewajiban karena bagian tanggungjawab kita dalam melaksanakan tugas sebagai ASN dan sebagai tugas yang ditetapkan sebagai jabatan di OPD,” tegas Al.
Sementara, Kepala Dindikbud Provinsi Banten Tabrani mengaku, pihaknya optimistis pembangunan USB tersebut dapat rampung sebelum akhir tahun nanti. Untuk memastikan pembangunan tersebut tepat waktu, ia juga mengaku kerap meninjau langsung agar dapat memastikan pembangunan berjalan sesuai yang ditargetkan.
“Saya juga sudah meninjau beberapa pembangunan sesuai arahan Pak Pj Gubernur Banten agar tepat waktu,” ujarnya.
Pada tahun 2023 ini terdapat 21 pembangunan ruang praktek siswa untuk beberapa SMK negeri yang berada di sejumlah kabupaten/kota. Pembangunan ruang praktek siswa itu bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan dan kompetensi para siswa.
“Di Tangerang Raya, ada pembangunan di SMK negeri, satu untuk unit sekolah baru, dan dua untuk sarana prasarana lainnya seperti ruang praktek siswa seperti di SMKN 8 Kota Tangerang Selatan,” jelasnya.
Tabrani juga menuturkan, untuk progres pembangunan di SMK Negeri 6 Kota Tangerang Selatan hingga saat ini telah mencapai 85,6 persen. Sedanhkan untuk pembangunan tahap 2 di SMK Negeri 8 Kota Tangerang Selatan telah mencapai 63 persen.
“Progres pembangunan tersebut telah sesuai apa yang ditargetkan, kita berharap pembangunan itu dapat selesai pada waktu yang telah ditentukan,” pungkasnya.
Reporter : Rostinah
Editor: Abdul Rozak











