PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID–Sebuah program Startup Desa digagas oleh Cendikiawan Kampung dan Pemkab Pandeglang. Program kerja sama itu mengusung tema ‘Program Kewirausahaan Pemula Kabupaten Pandeglang 2023’. .
CEO Cendekiawan Kampung Atih Ardiansyah, mengungkapkan, Startup Desa merupakan program inisiasi kewirausahaan yang berbasis pada potensi-potensi desa. Kabupaten Pandeglang memiliki 326 desa dengan beragam potensi yang berbeda-beda.
“Atas dasar itu, kami mengundang anak muda, termasuk mahasiswa, untuk mengoptimalkan potensi yang ada dan mengembangkannya ke dalam rencana kerja bisnis,” ungkapnya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Rabu 29 November 2023.
Atih menyebutkan peserta kegiatan ini mencapai 58 orang, namun kemudian disaring menjadi 42 orang.
“Kami melakukan pengecekan terlebih dahulu apakah peserta tersebut berasal dari Pandeglang karena program ini ditujukan khusus bagi warga Pandeglang. Dari 42 peserta, akan dipilih lagi untuk mempresentasikan ide mereka di hadapan juri pada seri inkubasi bisnis,” jelasnya.
Sementaa itu, peserta tersebut memiliki keahlian yang telah diidentifikasi dalam empat klaster, yaitu teknologi, pangan, kuliner, dan kriya. Mereka akan ditempatkan bersama mentor sesuai dengan klaster yang mereka ikuti.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Pandeglang, Hasan Bisri mengatakan, Startup Desa bertujuan untuk membantu para pemuda dan pemula dalam meningkatkan kewirausahaan sesuai dengan kompetensinya.
“Para peserta berasal dari kalangan mahasiswa muda, sedangkan mentor yang terlibat berasal dari perguruan tinggi di Banten. Harapan kami adalah agar jiwa wirausaha dapat diwujudkan dalam aktivitas sehari-hari mereka, sehingga mereka dapat menjadi enterpreneur yang mandiri,” ujarnya.
Terpisah, Wakil Ketua DPRD Pandeglang, Tb. Asep Rafieudin Arief menyampaikan, program ini menginspirasi anak muda di Pandeglang, terutama mahasiswa dan individu di bawah usia 28 tahun, untuk mengeluarkan ide dan gagasan mereka, terutama dalam ranah wirausaha yang juga melibatkan masyarakat.
“Keberadaan program ini sangat penting karena mendorong generasi muda untuk lebih proaktif dalam mengidentifikasi potensi yang ada di desa atau wilayah mereka. Melalui program ini, para anggota Cendikiawan Kampung dapat lebih aktif dalam merancang dan mendesain masa depan mereka,” tandasnya.
Editor : Merwanda











