LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memberikan pelatihan kepada Pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) tahun 2022 se-Provinsi Banten.
Para Paskibraka mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) pembelajaran aktif pembinaan ideologi Pancasila, di Horison Rahaya Resort, Kabupaten Lebak, Jumat 8 Desember 2023.
Direktur Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan BPIP Sadono Sriharjo mengatakan, tujuan dalam pelatihan tersebut utamanya untuk pembinaan ideologi Pancasila yang bertujuan membangun karakter bangsa berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila.
“Ini menjadi hal yang penting, karena sudah hampir dua puluh tahun pasca reformasi ideologi Pancasila tidak dikenalkan kepada generasi muda. Jadi Paskibraka tahun 2022 ini adalah generasi yang hilang karena mereka tidak mendapat pembinaan ideologi Pancasila,” katanya di Horison Rahaya Resort Kabupaten Lebak, Jumat 8 Desember 2023.
Disebutkannya, saat ini pemerintah sudah memberlakukan kembali mata pelajaran Pancasila mulai dari tingkat PAUD sampai Perguruan Tinggi dengan mengacu pada PP Nomor 4 Tahun 22 tentang Standar Sistem Pendidikan Nasional.
“Ini perlu didukung oleh seluruh komponen bangsa yang salah satu wujudnya melalui kegiatan hari ini. Dua dekade ke depan, adik-adik Paskibraka ini akan berusia sekitar 40 tahun di mana usia itu adalah puncak karir yang akan menetapkan kebijakan pembangunan nasional,” sebutnya.
Dalam kegiatan tersebut hadir puluhan Paskibraka se-Provinsi Banten, untuk menerima pembinaan dan pemahaman mengenai ideologi Pancasila.
Dengan adanya pelatihan tersebut, diharapkan dapat membentuk karakter berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila, para generasi muda menjadi pemimpin masa depan yang berkarakter Pancasila
Sementara itu, Pemkab Lebak melalui Asda I Bidang Pemerintahan Al Kadri mengucapkan rasa terima kasih atas pembinaan ideologi Pancasila bagi para generasi muda.
Lebih lanjut disampaikannya, generasi muda harus bisa membentengi diri dari berbagai informasi maupun konten negatif di berbagai media sosial.
“Informasi-informasi yang mereka terima tidak bisa kita bendung, sehingga kalau mereka tidak bisa filter khawatir akan terpengaruh oleh konten-konten negatif tersebut. Generasi muda yang paham nilai-nilai Pancasila akan bisa membentengi diri dari hal itu,” ujarnya.
Diharapkan Al Kadri, dengan adanya pembinaan tersebut kepada generasi muda bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus tetap menjadi pedoman bangsa Indonesia.
“Melalui Paskibraka kita ingin hal-hal positif yang didapatkan dari diklat hari ini bisa mereka sebarkan ke seluruh lingkungannya. Indonesia harus menjadi negara yang maju dan sejahtera sesuai harapan masyarakat tentu dengan Pancasila,” pungkasnya.
Reporter: Nurandi
Editor: Abdul Rozak











