PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID–Pengusaha obyek wisata yang menawarkan nuansa alam mengeluhkan masih minimnya infrastruktur jalan dan penerangan jalan umum (PJU) menuju kawasan di Wisata Gunung Karang, Desa Pasir Peuteuy, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang.
Hal itu disampaikan Alex T Suyitno salah satu pengelola Wisata Villa Hijau di Desa Pasir Peuteu. Menurutnya, kondisi infrastruktur yang rusak juga minimnya PJU dirasa sangat vital ketika kunjungan wisatawan pada malam hari menuju kawasan obyek wisata.
“Iya banyak juga masukan dari para pengunjung dengan kondisi jalan sama PJU, apalagi ketika pengunjung yang datangnya siang dan sore mau pulang dengan mau pulang kondisinya gelap agak khawatir takut,” ungkapnya, Senin 11 Desember 2023.
Menurutnya, sangat penting ketika infrastruktur jalan yang baik serta penerangan jalan umum (PJU) bisa dirasakan oleh masyarakat sekitar maupun pengunjung wisata.
“Terutama jalan yang rusak sama PJU-nya, karena yang sama-sama kita ketahui mulai dari Kampung Cihaseum menuju arah Kaduengang dan Pasir Peuteuy itu memang tidak ada PJU,” tuturnya.
Ia menjelaskan, bahwa sebagian besar penerangan jalan menuju obyek wisata berasal dari rumah-rumah warga sekitar karena kurangnya PJU dari pemerintah.
“Iya itu memang tidak ada PJU jadi penerangannya lebih banyak dari rumah warga yang tersambung. Kalau PJU dari pemerintah itu kayaknya belum turun belum ada,” jelasnya.
Alex T Suyitno berharap dengan kondisi yang memang kebutuhan yang sangat vital ini perlunya perhatian khusus dari Pemkab Pandeglang baik akses infrastruktur jalan maupun PJU tersebut.
“Iya mudah-mudahan ya dari Pemkab Pandeglang bisa menyediakan atau memfasilitasi infrastruktur jalan juga PJU-nya,” harapnya.
Selain itu, dia juga mengajak kepada pemerintah daerah untuk memberikan dukungan kepada obyek wisata Gunung Karang guna menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.
“Ya kepada pemerintah daerah untuk ikut memberi semangat dan supportnya kepada kami, yang kedua yang pasti membuka lapangan pekerjaan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi











