PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 1.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) warga Kabupaten Pandeglang menerima bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dari Pemerintah Provinsi Banten.
Bantuan UEP beragam macam bahan baku serta peralatan untuk KPM yang terdaftar dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) dan memiliki usaha kecil mulai dari pedagang kopi, gorengan, nasi uduk, kue, dan sebagainya.
KPM menerima bantuan UEP atas hasil pendataan oleh Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang yang diusulkan oleh Bupati Pandeglang Irna Narulita kepada Pj Gubernur Banten Al Muktabar.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang Sutoto mengatakan, ini adalah kegiatan lanjutan penyerahan bantuan UEP.
“Diawali kemarin di Gedung Shohibul Barokah, Kecamatan Cimanuk, itu ada 228 KPM. Kemudian hari ini di Badan Diklat Provinsi Banten (Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Banten) ada 128 KPM di salurkan di sini dan masih ada empat titik lainnya,” katanya usai membagikan bantuan UEP kepada KPM di Gedung BPSDMD Provinsi Banten.
Sutoto menjelaskan, pada hari Sabtu, 16 Desember 2023, ini ada tiga titik lokasi pembagian bantuan UEP. Yakni di Badan Diklat, Cikedal, dan Kecamatan Labuan.
“Nanti titik terakhirnya di Kecamatan Cikeusik dan Munjul. Jadi ada enam titik lokasi penyerahan bantuan,” ujarnya.
Total keseluruhan yang mendapatkan bantuan UEP dari Provinsi Banten adalah sebanyak 1000 KPM. “Bentuk bantuannya beragam ada berupa bahan baku atau peralatan, untuk usaha mandiri KPM,” katanya.
Jadi KPM penerima program sudah masuk DTKS. Kemudian di dorong kepada graduasi atau berakhirnya kepesertaan sebagai KPM PKH karena secara ekonomi sudah mandiri.
“Salah satunya adalah melalui bantuan UEP. Itu diberikan peralatan sesuai usulannya, ada yang usaha warungan, kuliner, ada juga usaha yang terkait dengan rumahan, nah ini semua diberikan bantuannya melalui, Pemkab Pandeglang namun sumber anggarannya dari Pemprov Banten,” katanya.
Penerima bantuan UEP warga Kecamatan Kaduhejo Zaskia, mengucapkan Alhamdulillah bantuannya banyak banget.
“Ada beras, ada Magicom, kompor, sama tabung gas, ada minyak, kerupuk. Ini buat jualan nasi karena memang jualan di rumah dan bantuan ini sangat dibutuhkan,” katanya.
Zaskia mengatakan, bantuan diterimanya sesuai yang diharapkan. Hal ini berkat atas adanya petugas dari Dinas Sosial yang melakukan pendataan dan mendaftarkannya.
“Alhamdulillah dapat. Terima kasih banyak kepada Ibu Bupati Pandeglang dan Pj Gubernur Banten, ini sangat membantu untuk mengembangkan usahanya berjualan nasi di rumah,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Abdul Rozak











