LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak mencatat kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) selama tahun 2023 mencapai 760 kasus dan empat orang dinyatakan meninggal dunia akibat DBD.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Lebak, Nining Tilawah mengatakan, untuk kasus DBD di Kabupaten Lebak yang tercatat dari Januari hingga Desember 2023 mencapai 760 kasus. “Dari 760 kasus DBD, empat orang diantaranya meninggal dunia,” kata Nining, Minggu 7 Januari 2024.
Untuk diketahui, data tahun 2022 kasus DBD di Lebak lebih tinggi, yakni sebesar 775 kasus dengan 4 orang meninggal dunia. Untuk data tahun 2023, kasus DBD menurun.
Nining Tilawah menyampaikan untuk pencegahan DBD masyarakat harus berpedoman DBD yakni melakukan 3M plus yakni menutup penampungan air, menguras bak mandi serta mengubur barang-barang bekas.
“Untuk plus nya sendiri, kita harus menghindari dari gigitan nyamuk dengan cara menggunakan loution anti nyamuk serta menggunakan baju lengan panjang agar terhindar dari gigitan nyamuk,” ujarnya.
Dalam mengatasi kasus DBD, Pemkab Lebak akan terus melakukan pencegahan dengan fogging ke beberapa kampung. Selain Pemkab juga akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat.
Selain itu Nining menuturkan, agar masyarakat selalu menerapkan pola hidup sehat dan bisa memberantas sarang nyamuk.
“Hanya dengan melakukan pola hidup sehat dan melakukan 3 M plus kita bisa mencegah penularan DBD,” pungkasnya.
Reporter: Nurandi
Editor: Abdul Rozak











