Untuk itu, pihaknya memberikan edukasi pentingnya lingkungan hidup yang bersih itu dimulai dari anak-anak.
“Bagaimana tadi anak-anak PAUD di sini kita ajarkan untuk bisa memilah mana sampah yang bisa didaur ulang dan mana yang tidak,” ujarnya.
Sampah-sampah itu nantinya akan dikumpulkan di bank sampah. Masyarakat nanti akan mendapatkan nilai ekonomi dari hasil setoran sampahnya itu.
“Jadi tidak ada lagi nanti sampah yang dibuang, karena semuanya dimanfaatkan,” terang Wapres.
Lebih dari itu, tambahnya, sepanjang sempadan Sungai Cidurian yang terletak di depan Ponpes An-Nawawi itu dilakukan pembersihan dan penataan.
“Puluhan pohon kita tanami serta sedimentasi sungainya juga kita perdalam. Sungai itu akan kita manfaatkan sebagai rekreasi air, termasuk juga restoran floating-nya. Kita mengubah dari kumuh menjadi lingkungan yang bersih dan sehat, serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Pada acara itu juga dilakukan penyerahan bantuan berupa perahu karet dan bibit pohon yang diserahkan oleh Menteri LHK RI, Siti Nurbaya Bakar, lalu bantuan Caktor (Alat Pengangkut Sampah) oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Muhammad Ali, serta bantuan tempat sampah oleh Pj Gubernur Banten, Al Muktabar. (*)
Editor: Agus Priwandono











