SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menyebut akan menyelesaikan permasalahan banjir di sekitar Frontage Unyur tahun 2024.
Berdasarkan temuannya, terdapat sumbatan terjadi di saluran irigasi anak Sungai Cibanten yang membuat salurannya terputus.
Kepala DPUPR Kota Serang Iwan Sunardi mengatakan, daerah induk Cibanten merupakan kewenangan Provinsi Banten. Namun, pihaknya akan tetap melakukan pemeliharaan secepat mungkin.
“Daerah induk Cibanten itu kewenangan Provinsi Banten. Kita Pemkot Serang, karena yang menjadi korban adalah warga kita, mau tidak mau suka tidak suka kita harus segera melakukan action di lapangan,” ujarnya, Senin 15 Januari 2024.
Iwan mengatakan, pihaknya tidak dapat melakukan pekerjaan peningkatan maupun pembangunan. Maka dari itu, Pemkot Serang hanya bisa melakukan pemeliharaan saja.
“Kalau ini kita melakukan pemeliharaan. Karena ini kewenangan bukan di kita maka ini kondisional pemeliharaan, tidak bisa melakukan peningkatan maupun pembangunan,” jelasnya.
Menurutnya, penyebab banjir atau genangan tersebut akibat adanya sumbatan atau penyempitan saluran irigasi karena adanya sampah yang menumpuk.
“Ini pemicu banjir. Persoalan genangan nya tersumbat di sini, tapi dampaknya itu ada di hulu karena tersumbat air, maka air balik lagi ke hulu,” katanya.
Pihaknya menargetkan, pekerjaan saluran irigasi anak Sungai Cibanten tersebut akan diselesaikan di tahun 2024. Agar, ketika hujan deras turun kembali, tidak menyebabkan banjir.
“Kalau pekerjaan hasil dampak pasca banjir kemarin kita sudah 75 persen. Tinggal ngangkut sampah dan sedimentasi yang ada. kalau bicara target tahun ini harus sudah selesai,” ujarnya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor : Aas Arbi











