• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Lebak

Bencana Pergerakan Tanah Ancam Puluhan Rumah Warga di Lebak, Sebagian Sudah Ada yang Retak

Nurandi by Nurandi
Selasa, 30 Januari 2024 08:28
in Lebak, Utama
0
Bencana Pergerakan Tanah Ancam Puluhan Rumah Warga di Lebak, Sebagian Sudah Ada yang Retak

Rumah warga rusak di Kampung Jampang, Desa Sudamanik, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak

0
SHARES
37
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Bencana pergerakan tanah mengancam puluhan rumah warga di Kampung Jampang, Desa Sudamanik, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak.

Dampak bencana tersebut mengakibat rumah warga rusak dengan kondisi retak-retak.

Dari data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak ada 29 rumah dan satu musala yang mengalami rusak ringan karena dampak pergerkan tanah.

Warga Kampung Jampang Mimi mengatakan, pergerakan tanah sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu. Namun dampak terparah mulai dirasakan saat ini.  Lantai dan tembok di ruangan rumah sudah ada yang  begeser.

“Iya dari depan teras sampai dapur, tiga kamar juga terdampak, retak akibat pergerakan tanah,” katanya, Selasa, 30 Januari 2024.

Saat ini kondisi mengalami kerusakan du beberapa bagian, seperti tembok yang retak. Untuk mempertahan bentuk rumah atau supaya tidak roboh,  pemilik terpaksa menopang tembok rumah dengan kayu.

Seperti rumah milik Mimi yang kondisinya sudah miring dan membahayakan 

Mimi dan anggota  keluarganya terkadang mendengar suara pergerakan material rumah yang retak dan bergeser. Kondisi tersebut semakin mengkhawatirkan, apalagi  saat ini musim hujan.

“Kondisinya sangat mengkhawatirkan, kita takut aja apalagi saat ini hujan terus terjadi,” ujar Mimi.

Diketahui, bencana pergerakan di Kampung Jampag pernah terjadi pada tahun 2019. Sebanyak 115 rumah terdampak dan telah direlokasi oleh  Pemkab Lebak. Namun sebagian warga yang saat itu tidak terdampak menolak direlokasi.

Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizki Pratama menjelaskan, beberapa rumah yang terdampak pergerakan tanah tersebut merupakan warga yang menolak di relokasi pada tahun 2019.

Febby menyebutkan, BPBD akan segera menindaklanjutinya dengan melakukan koordinasi dengan pimpinan, untuk membantu beberapa rumah yang mengalami kerusakan.

“Dulu sudah kami petakan dan kami usulkan termasuk yang tidak terdampak pada tahun 2019. Hanya yang tidak terdampak menolak relokasi, tahun 2021 kini rumahnya rusak. Soal menanggulanginya seperti apa, kita diskusikan dan bakal koordinasi terlebih dahulu dengan pimpinan,” jelas Febby.

Reporter: Nurandi
Editor: Aas Arbi

Tags: bencana alam di LebakBPBD Lebakkorban pergerakan tanahkorban pergerakan tanah Cikulurpergerakan tanahPergerakan tanah CimargaPergerakan tanah Lebak
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

1.117 ASN di Kabupaten Serang Berpenghasilan di Bawah Rp 7 Juta, Boleh Terima Zakat?

Next Post

Dirut BRI: Digitalisasi Tidak Sebabkan PHK, Justru Tingkatkan Efisiensi dan Produktivitas Pekerja

Next Post
Hadiri World Economic Forum 2024, Direktur Utama BRI Sunarso Ungkap Peran Holding Ultra Mikro Dorong Pertumbuhan Inklusif

Dirut BRI: Digitalisasi Tidak Sebabkan PHK, Justru Tingkatkan Efisiensi dan Produktivitas Pekerja

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Wakil Bupati Tangerang Tekankan Penguatan Karakter Anak

by Mulyadi
Senin, 31 Agustus 2026 18:37
0

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menekankan pentingnya penguatan pola asuh positif (positive parenting) dan literasi...

Beras Bansos 30 Kilogram dari Kemensos Diperjualbelikan di Marketplace Facebook

by Adam Fadillah
Senin, 31 Agustus 2026 18:36
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID — Sejumlah bantuan sosial (bansos) berupa beras yang sebelumnya disalurkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) melalui kelurahan di...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.