TANGSEL,RADARBANTEN.CO.ID-Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangsel Maulana Prayoga Utama Putra mengungkap, para pengusaha masih wait and see untuk menanamkan modal mereka di Tangsel.
Menurut Kepala DPMPTSP Kota Tangsel, Maulana Prayoga Utama Putra, para pengusaha masih menahan diri menanam modal di Tangsel dikarenakan sedang berjalannya proses Pemilu dan Pilkada Kota Tangsel di tahun ini.
“Kalau kami ngobrol dengan para pelaku-pelaku usaha besar yang berkonsultasi, rata-rata mereka wait and see,” ujar Yoga, Jumat, 2 Februari 2024.
Yoga mengatakan, banyak faktor yang menyebabkan para pelaku usaha masih enggan menanam modal mereka, faktor dominannya adalah soal arah kebijakan pemerintah terpilih nantinya, apakah mendukung kegiatan usaha yang akan merela jalankan atau tidak.
“Banyak faktor yang dipertimbangkan para pelaku usaha pada saat mereka mau berinvestasi menanamkan modal mereka. Apakah bisa mensupport usaha mereka dan mereka sebelumnya juga melihat kan potensi daerah tersebut,” jelas Yoga.
Yoga mengatakan, secara data peningkatan ekonominya tertinggi se-Banten, yakni 5,8 persen juga melebihi rata-rata nasional di 5,3 persen-5,4 persen, menunjukan perputaran ekonomi di Tangsel luar biasa.
“Tangsel juga punya pasar penduduk 1,4 juta jiwa, 74 persennya adalah angkatan kerja, artinya suplai tenaga kerja yang mudah, artinya demand terhadap konsumsi juga tinggi, pasarnya banyak, suplai tenaga kerja banyak, infrastruktur oke, tata ruang kebijakan pemerintahnya juga mendukung,” jelasnya. (*)
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agung S Pambudi











