LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID–Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, sejak SMA/SMK/SKh negeri menjadi kewenangan Pemprov, maka Pemprov Banten terus menyediakan sarana dan prasarana yang berkualitas untuk meningkatkan SDM di Banten.
Untuk itu, Pemprov Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten membangun sarana dan prasarana sekolah di delapan kabupaten/kota di Banten.
Al mengaku pembangunan SMK negeri di Kabupaten Lebak sangat bagus. “Sama baik dan berkualitasnya dengan yang di perkotaan,” ujar Al saat meresmikan hasil pembangunan bidang pendidikan dalam rangka ekspedisi reformasi birokrasi berdampak tematik tahun 2024 di SMKN 2 Malingping, Kabupaten Lebak, Senin, 5 Februari 2024.
Bahkan, Al mengaku, bangunan sekolah yang dibangun Dindikbud ini bisa lebih bagus dibandingkan bangunan lain di pusat kota.
“Pemerintah hadir untuk menyiapkan sarana dan prasarana pendidikan sebagai layanan dasar. Itu kita dekatkan kepada masyarakat,” tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, sejak 2022 sampai 2023, ada 11 unit sekolah baru (USB) SMA/SMK negeri yang dibangun Pemprov Banten di Kabupaten Lebak.
Kepala Dindikbud Provinsi Banten Tabrani mengatakan, sejak 2022 sampai 2023, ada 21 sekolah yang dibangun Pemprov Banten di Lebak. Jumlah itu terdiri dari 11 SMK negeri dan 10 SMA negeri.
Ia memaparkan, dari 11 SMK negeri yang dibangun di Kabupaten Lebak, lima di antaranya adalah USB, yakni SMKN 1 Panggarangan, SMKN 1 Sajira, SMKN 1 Maja, SMKN 1 Kalanganyar, dan SMKN 2 Malingping.
Sedangkan untuk SMA negeri, Tabrani menyebut dari 10 sekolah yang dibangun, enam di antaranya adalah USB. Yaitu SMAN 3 Panggarangan, SMAN 4 Panggarangan, SMAN 1 Cirenten, SMAN 4 Muncang, SMAN 2 Cijaku, dan SMAN 2 Rangkasbitung.
“Selain USB, ada juga pembangunan sarana prasarana lainnya seperti ruang kelas baru, ruang praktik siswa, ruang guru dan tata usaha, laboratorium, ruang kepala sekolah, toilet, serta ruang penunjang kegiatan belajar mengajar sekolah,” terang Tabrani. (*)
Reporter : Rostinah
Editor: Agung S Pambudi











