PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pandeglang segera melaksanakan Mutual Check Nol (MC-0) terhadap empat paket proyek jalan di Kabupaten Pandeglang.
Keempat paket proyek jalan yang akan dilakukan MC-0 yaitu ruas Jalan Babakan Sompok-Kamelangan, Batubantar-Kadubumbang, Pasar Rancasenang-Leuwimuja, dan Gembong-Kampung Sepuluh.
Keempat paket proyek jalan tersebut senilai Rp 36 miliar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) hasil aspirasi dari Anggota Komisi I DPR RI Dapil Banten 1, Rizki Aulia Rahman Natakusumah.
Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas PUPR Kabupaten Pandeglang, Ade Juliansah, mengatakan, sebanyak empat paket proyek konstruksi jalan di Kabupaten Pandeglang dilelang dini.
“Dalam waktu dekat segera melaksanakan Mutual Check Nol ini. Yaitu kegiatan survei kondisi awal semua item pekerjaan di lapangan secara detail,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Minggu, 18 Februari 2024.
Ade menjelaskan, Mutulal Check Nol dilaksanakan sebelum pengerjaan dimulai terhadap empat paket proyek yang dilelang dini dan sudah ada pemenang tendernya.
“Kita sudah diberikan pemberitahuan dari Unit Layanan Pengadaan terkait penetapan pemenang tender. Baik konstruksi dan jasa konsultansinya,” katanya.
Empat paket proyek yang sudah ada pemenang tendernya ialah paket pengerjaan ruas jalan Babakan Sompok-Kamelangan sepanjang 3,4 kilometer. Ruas jalan Batubantar-Kadubumbang tiga kilometer.
“Lalu, ruas jalan ketiga itu Pasar Rancasenang-Leuwimuja sepanjang tiga kilo meter. Dan yang terakhir itu ruas jalan Gombong-Kampung Sepuluh tiga kilo sepanjang 11,4 kilometer,” katanya.
“Jumlah anggaran DAK 2024 Rp 36 miliar,” katanya.
Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Pandeglang, Ade Taufik mengatakan, Bidang Bina Marga pada Dinas PUPR Kabupaten Pandeglang mengajukan lelang dini empat pekerjaan konstruksi jalan dan empat pengawasan jalan.
“Selain Bidang Bina Marga untuk PUPR sudah lelang dini itu Bidang Cipta Karya. Ada sebanyak 15 pekerjaan SPAM perpipaan,” katanya.
Selanjutnya, Bidang Sumber Daya Air sebanyak enam pengerjaan daerah irigasi.
“Total nilai pagu anggaran sekira Rp 50 miliar,” katanya. (*)
Editor: Agus Priwandono











