SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Untuk menarik kepercayaan Bupati/Walikota di Provinsi Banten untuk memindahkan rekening kas umum daerah (RKUD) pemerintah daerah masing-masing ke PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk atau Bank Banten, Direksi Bank Banten terus memperbaiki dan meningkatkan kinerja.
Sedangkan proses pengalihan RKUD dan menjadi pemegang saham di Bank Banten merupakan ranah Pemegang Saham Pengendali, yakni Pemprov Banten.
Direktur Utama Bank Banten Muhammad Busthami mengatakan, yang paling penting dipersiapkan oleh Bank Banten adalah memperbaiki dan meningkatkan kinerja keuangan melalui pertumbuhan bisnis dan peningkatan layanan perbankan sesuai dengan kebutuhan dan harapan seluruh stakeholder. “Kami terus melakukan komunikasi yang intensif dengan semua stakeholder di semua kabupaten/kota se Provinsi Banten,” ujarnya.
Melalui langkah ini, ia berharap semua pihak akan paham tentang perbaikan dan hasil kerja Bank Banten selama ini. “Dengan menjadi BUMD yang berkinerja positif dengan menghasilkan laba bersih di akhir 2023 sebesar Rp26,59 miliar, menjadi awal yang sangat baik untuk menjadikan Bank Banten jauh lebih baik lagi,” ujar Busthami, Kamis, 29 Februari 2024.
Kata dia, proses pengalihan RKUD dan menjadi pemegang saham di Bank Banten lebih banyak di wilayahnya Pemegang Saham Pengendali, yaitu Pemprov Banten. “Secara teknis dan operasional perbaikan, seharusnya kabupaten/kota tidak ragu lagi untuk bekerjasama dengan Bank Banten,” ujarnya.
Apalagi kalau dilihat performance di akhir 2023. “Hal ini bukan melulu soal bisnis, namun juga kontribusi seluruh elemen masyarakat di Provinsi Banten untuk punya lembaga keuangan perbankan yang dapat diandalkan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Pj Gubernur Banten Al Muktabar gencar melobi Bupati/Walikota untuk memindahkan RKUD ke Bank Banten.
Reporter : Rostinah
Editor: Abdul Rozak











