PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID-Balai Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) memperkuat kapasitas tim pengamanan Badak Jawa di Kantor SBSN Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) dari 2-7 Maret 2024.
Acara pelatihan dibuka langsung oleh Kepala Balai TNUK Ardi Andono, 2 Maret 2024.
Kepala Balai TNUK,Ardi Andono, menjelaskan, pelatihan untuk memperkuat kapasitas tim lapangan ini dengan memberikan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja kepada peserta agar dapat melaksanakan tugas dengan baik dan terukur serta memperkuat semangat kerja sama.
Pesertanya sebanyak 70 orang dari Polhut TNUK, Rhino Protection Unit (RPU) TNUK-TNWK, dan Monitoring Badak Jawa (MBJ).
“Pelatihan ini mendapat dukungan penuh dari YABI dan Alert, dengan pengajar dari Denpom TNI AD Kodam III Siliwangi dan Brimob Polda Banten,” ungkapnya, Sabtu 2 Maret 2024.
Ia menyebutkan, materi pembelajaran terdiri atas teori dan praktik. Materi teori meliputi strategi pengamanan teritorial, penggunaan sarana komunikasi, wawasan kebangsaan, tindakan pertama tempat kejadian perkara (TPTKP), pembinaan masyarakat dalam pengamanan, dan pengenalan program Integrated Protection System (IPS).
“Sementara materi pembelajaran praktik melibatkan simulasi patroli, penggunaan sarana komunikasi, tindakan TP TKP, dan teknik pengambilan data lapangan,” ucapnya.
Lebih lanjut, pelatihan untuk memperkuat kapasitas tim lapangan menerapkan konsep pembelajaran orang dewasa dengan metode Participatory Learning Development.
“Dengan pendekatan ini, pembelajaran penguatan kapasitas tim lapangan membutuhkan bimbingan dan konsultasi yang intensif terhadap setiap peserta,” jelasnya.
Ia menambahkan, bahwa peran TNI dimanfaatkan untuk memfasilitasi proses pembelajaran secara team teaching. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test, serta melalui pengamatan selama simulasi dan praktik.
“Harapannya, melalui kegiatan penguatan kapasitas tim ini, kami dapat meningkatkan perlindungan dan pengamanan Kawasan Hutan TNUK,” tandasnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Aas Arbi











