CILEGON, RADRABANTEN.CO.ID – Akses memperoleh produk-produk khas Kota Cilegon kini semakin mudah ditemui. Satu lagi toko oleh-oleh Sari Galuh hadir di Jalan Mayjen Sutoyo, Kelurahan Tegal Wangi Asem Gebog, di depan pull PT PGP Kota Cilegon.
Kepala Dinkop dan UKM Kota Cilegon, Didin S Maulana mengatakan, hadirnya gerai Sari Galuh menambah daftar toko oleh-oleh khas Cilegon, yang mana di dalamnya 90 persen produk UMKM Cilegon.
“Kami berkolaborasi dengan toko Sari Galuh yang merupakan pengembangan dari PT PGP, untuk membantu dengan memfasilitasi UMKM melalui pemasaran di toko Sari Galuh,” katanya, usai grand opening toko Sari Galuh, Rabu, 6 Maret 2024.
Dirinya juga menyambut baik hadirnya toko khas oleh-oleh di sekitaran wilayah Grogol. Lantaran wilayah tersebut menjadi perlintasan bagi para pemudik yang menuju ke Pulau Sumatra.
“Jadi Ini bentuk dukungan pemerintah termasuk dari pihak PGP juga, memfasilitasi produk dari UMKM. Kebetulan lokasinya sangat strategis,” katanya.
Lanjut Didin, dengan bertambahnya pusat oleh-oleh itu, sehingga di Kota Cilegon memiliki lima gerai oleh-oleh. Diantaranya, di Mal Pelayanan Publik, Zaffa Mart,Koperasi Primkopel Terminal Merak, Koperasi Praja Sejahtera dan Toko Sari Galuh.
“Jadi ada lima toko oleh-oleh yang kita fasilitasi upaya untuk menaikkan kelas pelaku UMKM di Cilegon,” katanya.
Pada kesempatan itu, Didin juga menyampaikan, bagi UMKM yang mau menitipkan produknya ke gerai-gerai yang disediakan, khusus untuk produk minuman dan makanan cukup menyiapkan persyaratan NIB, izin PIRT dan halal.
“Jadi minimal itu persyaratannya, syukur-syukur ada juga masa ketahanan produk, dan hak patennya, sehingga bisa juga meyakinkan konsumen untuk membeli produk UMKM di sini,” katanya.
Didin juga mengajak kepada masyarakat untuk dapat memanfaatkan fasilitas toko oleh-oleh binaan Dinkop UKM yang tersebar di beberapa wilayah Cilegon.
“Jadi masyarakat Cilegon yang peminat kuliner bisa datang dan membeli di pusat oleh-oleh yang kami sediakan,” ajaknya.
Sementara itu, Walikota Cilegon Helldy Agustian mengatakan, difasilitasinya sejumlah produk UMKM di toko Sari Galuh ini salah satu upaya menumbuh kembangkan pelaku UMKM di Cilegon.
“Karena sebelumnya kita juga sudah memberikan fasilitas ke Pelaku UMKM seperti perizinan, PIRT dan halal serta pinjaman modal. Nah, sekarang kita fasilitasi di pemasarannya,” katanya.
“Itu semua bentuk kepedulian kita terhadap pelaku UMKM upaya menumbuh kembangkan pelaku UMKM. Alhamdulillah di toko Sari Galuh ini bisa menerima dan memfasilitasi sejumlah produk asal UMKM,” tukasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











