LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Hujan disertai angin kencang melanda wilayah Lebak Selatan pada Selasa, 12 Maret 2024. Akibatnya, 13 unit bangunan di Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, rusak.
Personel Satpol PP Kecamatan Malingping, Ade Sukartono mengatakan, dari pantauan dan data sementara di lapangan ada 13 unit bangunan yang dilaporkan rusak. Dengan rincian, satu rumah ambruk atau rusak total, sedangkan sisanya rusak sedang dan ringan.
“Yang rusak sedang itu dua unit karena tertimpa pohon tumbang dan rusak ringan sembilan unit,” ujar Ade, Rabu, 13 Maret 2024.
Disebutkannya, dari 13 unit bangunan yang rusak, salah satunya adalah masjid di Kecamatan Malingping yang bagian kubahnya terlepas karena terbawa angin kencang.
“Masjid di perempatan Sukajadi itu kubahnya sampai copot karena saking kencangnya angin,” ujarnya.
Dampak angin kencang di Desa Pagelaran, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, itu juga mengakibatkan pohon dan tiang listrik tumbang.
Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama mengatakan, kondisi tersebut terjadi karena dampak cuaca ekstrem yang terjadi selama bulan Maret 2024.
“Kami sudah menurunkan relawan di lapangan untuk melakukan asesmen dan pendataan. Selain itu tindak lanjutnya mengirimkan logistik bantuan,” tutur Febby.
Angin kencang merupakan dampak cuaca ekstrem yang sebelumnya sudah diprediksi oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang akan terjadi selama Maret 2024.
Terkait dengan kerusakan bangunan dan tiang listrik roboh, saat ini BPBD Lebak sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Perkim Lebak dan PLN Lebak.
“Untuk kondisi tersebut kami sudah koordinasikan untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak, dan untuk tiang listrik ditangani pihak PLN,” pungkasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











